detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 13 Jul 2017 00:59 WIB

Indonesia Targetkan Runner-up di ASEAN School Games 2017

Mercy Raya - detikSport
Acara pelepasan kontingen Indonesia oleh Menpora Imam Nahrawi (Foto: ist.) Acara pelepasan kontingen Indonesia oleh Menpora Imam Nahrawi (Foto: ist.)
Jakarta - Menpora Imam Nahrawi secara resmi melepas kontingen Indonesia ke ASEAN School Games 2017 di Singapura. Pada ajang yang berlangsung 13-21 Juli ini, kontingen Indonesia diharapkan menjadi runner-up.

Bertempat di Audiotorium Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (12/7/2107), Menpora melakukan upacara pelepasan yang dihadiri atlet, pelatih, dan manajer, serta ofisial lainnya. Seremoni juga dihadiri perwakilan dari Satlak Prima dan federasi cabang-cabang, serta Ketua KONI Tono Suratman.

"Persiapan kita memang tidak lama tapi dengan keterbatasan waktu, dana, dan lainnya, kita sebagai bangsa Indonesia akan melakukan yang terbaik," ucap Imam membuka sambutannya.

"Di hati, mata, dan di tangan kalianlah yang akan menggambarkan wajah dan wujud prestasi olahraga Indonesia. Tunjukkanlah kemampuan kalian, tapi jangan lupa, selain kalian sudah mengikuti latihan dari para pelatih, jangan lupakan kekuatan Tuhan. Karenanya, kalian harus rileks namun juga harus percaya diri dan melakukannya secara maksimal, minimal mempertahankan torehan tahun lalu," imbaunya.

Kontingen Indonesia di ASEAN School Games 2017 berkekuatan 265 orang, yang terdiri dari 184 atlet, 34 pelatih, 10 manajer, 7 wasit, dan 30 ofisial. Kontingen Indonesia pada ajang kali ini memang tidak dipatok target tinggi. Dari total 124 medali emas yang diperebutkan, mereka diharapkan bisa meraih 30 medali emas untuk menempati posisi runner-up. Ke-30 emas itu diharapkan bisa diperoleh dari renang, atletik, bulutangkis, serta satu cabang pilihan yakni tenis.

"Bisa merebut semua emas dari tiga cabor wajib saja tidak cukup. Perlu ada tambahan kekuatan dari cabang lain. Karena di dua cabor andalan kita saja, atletik dan renang, bisa meraih masing-masing 10 emas saja sudah bagus. Mengingat kekuatan di atletik dan renang terbagi di empat negara, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Singapura," kata Asisten Deputi 4 Kemenpora bidang pembibitan dan IPTEK olahraga, Washinton, dalam kesempatan yang sama.

"Sementara di tahun ini kami sendiri menargetkan renang dan atletik masing-masing harus bisa sumbang 20 medali. Sedangkan tenis, saya patok untuk bisa rebut tiga emas, meskipun menurut perhitungan berat," ujar dia lagi.

Hal yang sama diungkapkan oleh Chef de Mission kontingen Indonesia, Pura Darmawan. Meski bulutangkis menjadi salah satu tumpuan, tapi untuk tahun ini timnya juga harus realistis untuk bisa sapu bersih. Karena para atlet andalan Indonesia pada ASEAN School Games sebelumnya sudah lewat dari batas usia (U-18) dan dipanggil pelatnas, salah satunya Ihsan Maulana.

"Kami harus realistis karena melihat di kejuaraan lain, lawan sudah semakin bagus. Pembinaan mereka juga lebih gencar juga kompetisi mereka lebih banyak, selain itu kita juga terkendala karena atlet-atlet andalan kami tahun lalu, sudah banyak ditarik pelatnas," kata Pura.

"Tapi bukan berarti juga tim kami tim seadanya. Tetap yang dikirim adalah atlet-atlet yang memiliki rangkingnya," tambahnya.

Kontingen ASG akan dijadwalkan berangkat pada Kamis (13/7/2017) yang terbagi dalam tiga kloter.


(mcy/mfi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com