detiksport
Follow detikSport
Kamis, 14 Des 2017 16:37 WIB

Kolom Imam Nahrawi

Terima Kasih Pahlawan Olahraga Indonesia

Imam Nahrawi - detikSport
Menpora Imam Nahrawi memberi penghargaan pada 286 mantan atlet (Kemenpora) Menpora Imam Nahrawi memberi penghargaan pada 286 mantan atlet (Kemenpora)
Jakarta - Dunia Olahraga telah berulangkali memberi kebanggaan buat Indonesia. Para atlet yang sudah melakukannya adalah pejuang, yang pantas menyandang gelar pahlawan.

Di bidang olahraga, Indonesia mungkin secara umum masih kalah dibandingkan raksasa-raksasa dunia dan Asia lainnya. Namun bukan berarti kita sama sekali tak punya kebanggaan. Sepanjang sejarahnya, olahraga berkali-kali menyelamatkan wajah Indonesia, berkali-kali memberikan kebanggaan di saat-saat krusial.

Dengan kekuatan fisik dan ketangguhan mental, sejumlah atlet pernah mengibarkan Merah Putih di pucuk tertinggi kejuaraan olahraga. Baik secara individu maupun beregu, mereka berhasil membuktikan bahwa sebuah bangsa dari negeri dunia ketiga sanggup mengalahkan para raksasa, mampu menaklukkan sang unggulan, melakukan yang mustahil. Mereka adalah mercusuar Indonesia, mereka bukti bahwa tak ada yang musykil dalam olahraga.

Sebut mereka pejuang. Sebut mereka pahlawan. Pahlawan olahraga.

Menpora Imam Nahrawi memberi penghargaan pada mantan atlet Menpora Imam Nahrawi memberi penghargaan pada mantan atlet Foto: Kemenpora


Kita sering mendengar sebutan pahlawan perang, pahlawan ekonomi dan lain-lain. Namun, pahlawan olahraga masih jarang diakui. Para legenda olahraga yang pernah menorehkan prestasi hebat sudah seharusnya juga diposisikan sebagai pahlawan.



Saya berpendapat, ingatan ke-Indonesia-an jangan melulu diisi oleh cerita-cerita muram. Memori kolektif bangsa harus diisi oleh epos-epos kebanggaan nasional yang salah satunya berupa kemenangan gemilang di arena olahraga. Hanya dengan itulah cerita kepahlawanan perjuangan di masa revolusi fisik akan terus menerus diperbaharui dengan epos-epos baru, perjuangan-perjuangan baru, juga pejuang-pejuang baru.

Mari kita kenang kembali keberhasilan sensasional Rudy Hartono menjuarai All England selama delapan kali. Mari kita ingat kembali kesuksesan Srikandi Panahan kita yang mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia di ajang Olimpiade. Sulit disebutkan satu per satu karena masih banyak prestasi-prestasi lain yang ditorehkan para pahlawan olahraga kita. Setiap tetes keringat dalam kelelahan mereka terbayarkan dengan berkibarnya Sang Saka Merah Putih.

Para pahlawan olahraga kita telah membuktikan bahwa sang juara adalah mereka yang bekerja tanpa henti, yang berlatih tanpa goyah oleh letih, yang persistensinya tak goncang oleh cedera.

Pahlawan Olahraga Merah PutihFoto: kemenpora.go.id


Semalam, saat menghadiri acara "Apresiasi Legenda Olahraga Indonesia", saya merasa sangat bangga karena saya bisa bertatap muka langsung dengan para pahlawan olahraga indonesia, yang namanya termashyur tak hanya di negeri sendiri, tapi juga sampai di negeri seberang.



Saya atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia, mengucapkan terima kasih atas prestasi dan dedikasi tinggi yang telah ditorehkan para pejuang-pejuang olahraga yang luar biasa. Semoga apa yang sudah diberikan kepada bangsa dan negara melalui olahraga, akan dikenang selamanya dapat menjadi pemicu dan semangat para olahragawan kita untuk maju dan berprestasi di tingkat dunia.

Peningkatan Prestasi Olahraga Indonesia

Olahragawan Indonesia masa kini tentu sudah mengenal nama-nama legenda di cabang olahraga masing-masing. Saya yakin mereka sudah berlatih keras dalam usahanya mengimbangi prestasi para seniornya. Namun, yang juga sangat penting adalah manajemen keolahragaan, di mana perencanaan dalam proses pencapaian prestasi menjadi sangat penting.

Setiap induk cabang olahraga juga harus berkomitmen merumuskan program pembinaan olahraga nasional yang baik, dan bukan mencari keuntungan pribadi ataupun golongan tertentu. Pembinaan atlet usia dini dan berkesinambungan juga masih menjadi prioritas utama pemerintah.

Kementerian Pemuda dan Olahraga akan terus mencari dan mengasah calon-calon bibit unggul olahragawan Indonesia melalui berbagai program yang relevan. Karena para legenda, memerlukan para penerusnya. Indonesia perlu nama-nama baru yang mampu memberikan efek gemetar bagi setiap lawan yang akan dihadapi di lapangan.

Saya yakin dengan dukungan dari setiap pihak, sektor publik maupun swasta, dari setiap pemangku kepentingan terkait, Indonesia akan terus berjaya di pentas olahraga dunia.

Tahun depan, Indonesia dipercaya untuk menyelenggarakan sebuah perhelatan event besar Asian Games dan Asian Para Games 2018 dengan target 3 (tiga) sukses, yaitu sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses administrasi. Saya memohon doa dan dukungan dari para senior Pembina dan Pelaku Olahraga untuk kesuksesan perhelatan olahraga tingkat Asia tersebut.

Ini adalah kesempatan emas bagi Indonesia untuk membuktikan bahwa olahraga kita bisa unjuk gigi di rumah sendiri.




MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA
IMAM NAHRAWI (din/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed