Sean akan memasuki musim penuh ketiganya di balapan Formula 2 atau dulu dikenal dengan GP2. Musim lalu Sean yang membalap untuk Arden tak tampil oke karena hanya finis posisi ke-15 dengan 17 poin dan tak sekali pun naik podium.
Posisi terbaiknya hanyalah finis kelima dan keenam di seri Monza. Untuk itulah Sean memilih pindah ke Prema Racing, tim yang dalam dua musim terakhir selalu duduk di dua besar klasemen konstruktor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Sean, dua musim pertama di F2 adalah pembelajaran untuknya bisa membalap lebih baik, yang bakal mempermudah jalannya menuju F1.
"Hmm⦠Pastinya tahun ini tahun bareng Prema, bareng semua tim. Seperti yang saya bilang tadi, kami tidak fokus ke target tapi kita harus dapat target akhirnya itu apa, pastinya performa yang baik. Insya Allah jika kita semua berusaha dengan baik, maka kita bisa breakthrough seperti yang dibilang tadi (masuk F1)," tutur Sean kepada wartawan di Jl. Palatehan, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2018) malam WIB.
"Tapi balik lagi, untuk ke sana, kita harus fokus lebih ke prosesnya dan tidak mikir lebih banyak ke sana. Yang pasti tahun ini adalah tahun yang harusnya kita breakthrough (bisa masuk F1)," tambah putra mantan pereli nasional Ricardo Gelael itu.
(mrp/mfi)











































