DetikSport
Selasa 10 April 2018, 12:03 WIB

Dellie Threesyadinda dan Hasrat yang Belum Tuntas di Kejuaraan Dunia

Femi Diah - detikSport
Dellie Threesyadinda dan Hasrat yang Belum Tuntas di Kejuaraan Dunia Dellie Threesyadinda, pepanah nasional di nomor compound. (Grandyos Zafna/detikSport)
Jakarta - Dellie Threesyadida menyimpan dua medali dari Kejuaraan Dunia. Dia belum puas dan ingin menambah koleksinya.

Dinda, sapaan karib Dellie Threesyadinda, sudah 23 tahun menekuni pahanan. 'Ilmu' itu dititiskan dari sang bunda, Lilies Handayani, salah satu trio srikandi di Olimpiade 1988 Seoul.

Pepanah putri kelahiran Surabaya, 12 Mei 1990 itu, telah kenyang pengalaman di ajang panahan internasional. Prestasi paling fenomenal dicatatkan Dinda saat tampil di Kejuaraan Dunia Panahan di Douver, Inggris pada 2007.

[Baca Juga: DNA Panahan Dalam Tubuh Dellie Threesyadinda]

Dinda yang tampil di nomor beregu bersama duo Lilies, Lilies Handayani dan Lilies Herliarti merebut medali perak di nomor compund.

"Waktu itu umur saya 17 tahun. Rasanya luar biasa," kata Dinda dalam wawancara One on One dengan detikSport.

Nyaris satu dekade kemudian kemudian, Dinda kembali naik podium. Kembali dari nomor beregu compound putri, Dinda, bersama Rona Siska dan Triya Resky Adriyani, meraih medali perunggu dari Kejuaraan Dunia Panahan di Antalya, Turki.

"Perak dan perunggu Kejuaraan Dunia sudah. Yang belum kesampaian dapat medali emas di World Cup," ujar pepanah yang kini bergabung dengan pelatnas Asian Games 2018 di Jakarta.


(fem/din)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed