Direktur PT Jakpro: Velodrome Siap Pakai, Tinggal Sertifikasi dan Tambah Taman

Direktur PT Jakpro: Velodrome Siap Pakai, Tinggal Sertifikasi dan Tambah Taman

Mercy Raya - Sport
Selasa, 01 Mei 2018 21:27 WIB
Direktur PT Jakpro: Velodrome Siap Pakai, Tinggal Sertifikasi dan Tambah Taman
Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara Foto
Jakarta - Pembangunan velodrome di Rawamangun, Jakarta Timur sebagai venue balap sepeda Asian Games 2018 hampir rampung. Tinggal penyelesaian detail.

Velodrome menjadi venue yang paling disorot Dewan Olimpiade Asia (OCA) setelah diputuskan untuk direnovasi. Sebab, dalam waktu yang relatif singkat, velodrome boleh dibilang butuh perubahan total.

Tapi rupanya, pembangunan bisa dikebut. Kini, pengerjaannya diklaim sudah rampung 95 persen. Kontraktor tinggal berkutat dengan penyelesaian interior dan taman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Stadion Bisbol Siap Pakai, Pendamping di Rawamangun Dikebut

"Bulan ini sebenarnya sudah selesai. Tinggal 5 persen lagi yakni merapikan yang di dalam seperti finishing interior. Lalu yang di luar untuk pekerjaan taman dan ornamen," kata Direktur PT Jakarta Propertindo Satya Heraghandi kepada detikSport, Selasa (1/5/2018).

"Tetapi untuk pekerjaan utamanya sudah selesai. Dan pekan ini kami sudah mulai uji timing system. Artinya sudah bisa diukur karena timing penting banget jika tidak bagus maka rekor dunia tidak bisa tercipta di sana. Sementara lampu, sound, sudah siap semua," lanjutnya.

Sebelumnya OCA sempat dibuat was-was lantaran deadline venue yang terlalu mepet dengan penyelenggaraan. Jakpro pun mengklaim proses penyelesaian venue lebih cepat dari jadwal.

"Velodrome kami tak pernah janji April. Kami itu memulai renovasi velodrome Juni 2016 dan kami janjikan selesai Juni 2018. Jadi Mei ini sebenarnya sudah selesai malah lebih cepat dari target, lebih cepat sebulan. Hanya memang ada tambahan terkait pekerjaan taman karena pekerjaan taman bukan dari awal inginnya buat seperti itu, tapi berupa tambahan," Satya menjelaskan.

Baca Juga: Indonesia Gagal Penuhi Target Kesiapan Venue Asian Games 2018

"Tapi tambahan ini tidak esensial dan bukan pekerjaan besar loh. Kalau OCA ada keinginan (April) boleh saja tapi kontrak kami jelas dari Juni ke Juni, dua tahun," dia mengungkapkan.

"Yang jelas velodrome sudah siap pakai. Dan ada rencana dari UCI untuk melakukan sertifikasi velodrome. Ini akan ada jadi uji coba apakah sarana ini cukup baik menjadi tempat pertandingan internasional. Kalau Mei ini selesai (sertifikasinya) dan mereka puas berarti relatif pekerjaan yang tersisa tinggal merapikan/kosmetik," dia menjelaskan.


(mcy/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads