Kapolri Sebut Pilkada Berkontribusi Redam Gaung Asian Games 2018

Kapolri Sebut Pilkada Berkontribusi Redam Gaung Asian Games 2018

Eduardo Simorangkir - Sport
Rabu, 02 Mei 2018 11:01 WIB
Kapolri Sebut Pilkada Berkontribusi Redam Gaung Asian Games 2018
Foto: -
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pemilihan kepala daerah dan persiapan pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019 menurunkan gaung promosi Asian Games 2018. Sebab, perhatian masyarakat tersedot kepada dua agenda politik itu.

Terabaikannya Asian Games diindikasikan dari agenda keamanan dan ketertiban nasional Polri sepanjang tahun ini. Pada 2018, agenda Polri didominasi pengamanan agenda politik. Dengan urutan, pilkada, pengamanan sengketa di MK, Ramadan, arus mudik dan balik Lebaran, serta kembali lagi ke agenda politik, yaitu pemungutan suara hingga di awal Agustus sudah mulai pendaftaran Pillpres.

Baca Juga: Presiden Jokowi Soroti Minimnya Promosi Asian Games

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi banyak sekali tersedot perhatian ke pengamanan politik padahal kita punya agenda sebesar asian games yang penting sekali. Ini membawa nama baik bangsa. Harusnya even ini jadi cooling system di tengah situasi politik yang hangat. Supaya masyarakat tak terus-terus dicekoki pertarungan kekuasaan, lebih baik pertarungan medali," katanya dalam diskusi road to Asian Games di Hotel Meridien, Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Selain itu menurut Tito, kalah meriahnya Asian Games dibanding agenda politik tahun ini terlihat di Jakarta. Hal ini juga tercermin dari pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan event Asian Games kurang promosi.

Tito sendiri berpendapat Asian Games bisa menjadi pendingin suasana panas yang diisi oleh sejumlah agenda politik tahun ini. Ajang Asian Games pun diharapkan jadi pemersatu masyarakat di tengah polarisasi masyarakat di tahun politik.

Baca Juga: Promosi Asian Games Dikritik Presiden, Ini Rencana INASGOC dan Kementerian

"Kalau kita bisa mengamankan isu ini jadi isu penting publik, ini bisa menghangatkan isu pilkada yang bikin polarisasi di masyarakat tadi. Selain jadi cooling system bagi pilkada, juga jadi pemersatu polarisasi masyarakat," dia mengungkapkan.

"Semoga semua pihak bisa mendemamkan masyarakat kita dengan Asian Games sehingga tidak meluli tercekoki pertarungan politik tapi mengamankan Asian Games untuk memberi image bangsa yang akhirnya bisa memberi dampak datangnya investor dan lain-lain," ujar dia.


(eds/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads