Rencana-Rencana INASGOC untuk Memperlancar Transportasi Jakarta Saat Asian Games

Mercy Raya - Sport
Rabu, 09 Mei 2018 23:42 WIB
Rapat Koordinasi Komunikasi Asian Games 2018 di Hotel Kempinski. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Olympic Council of Asia (OCA) menyoroti kemacetan lalu lintas Jakarta. Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) menyiapkan sejumlah rencana untuk mengatasinya.

OCA memiliki sejumlah catatan untuk Indonesia seiring makin dekatnya Asian Games 2018, salah satunya kemacetan Jakarta. Wakil Presiden Kehormatan OCA Wei Ji Zhong menyampaikan persoalan itu dalam rapat koordinasi komite ke-9, sekaligus sebagai rapat terakhir bersama INASGOC, di Hotel Kempinski Indonesia, Rabu (9/5/2018).


Indonesia pun telah menyiapkan sejumlah rancangan untuk memperlancar arus lalu lintas saat digelarnya Asian Games nanti.

"Jadi Alhamdullilah tadi sudah rapat ada perwakilan dari DKI resmi, pemerintah pusat, kepolisian, yang tidak lain dari member INASGOC, bahwa sudah putus saat Asian Games, murid-murid sekolah yang ada di Jakarta akan diberi tugas khusus untuk membantu berjalannya Asian Games dengan dua hal," kata Ketua INASGOC Erick Thohir.

"Satu mengerjakan makalah mengenai Asian Games di rumah. Jadi bukan di sekolah. Dan tentunya ini kesempatan kami INASGOC mengajak generasi muda bisa partisipasi juga menonton Asian Games. Jadi dengan keputusan ini akan mengurangi kemacetan yang hampir 20 persen."

"Namun, mengenai jam kantor memang belum diputuskan. Sebab, ada pegawai negeri, bursa efek, ada juga pegawai swasta. Mungkin akan didiskusikan kemudian hari," imbuhnya.


Traffic manajemen lain yang akan dilakukan, kata Bos Mahaka Group ini, yakni penerapan Asian Games lines atau jalur khusus Asian Games. Selain itu, area pelat ganjil-genap bisa diperluas.

"Jadi transportasi Jakarta lainnya, dan ada jalur khusus lainnya di tol. Juga untuk tranportasi atlet dan panitia. Tentu jalan-jalan itu nanti dijaga oleh pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk memastikan jalan itu memang untuk Asian Games dan akan ada akreditasinya," Erick mengungkapkan.

"Kita ada mengenal ganjil genap. Nah, mungkin ganjil genap yang ada di Sudirman itu akan diperlebar ke banyak jalan di Jakarta. Nah, ini untuk mengantisipasi kemacetan Jakarta."


"Hal lainnya, untuk memastikan atlet dan ofisial bisa tepat waktu. Selain memiliki traffic manajemen system selain CCTV, juga ada pengawalan polisi, juga ada alat komunikasi untuk memutuskan ada plan A dan plan B dalam perjalanan sebab, situasi seperti itu pasti terjadi," tuturnya. (mcy/raw)