Kedua atlet tersebut adalah Khoiful Mukhib dan Nining Purwaningsih. Khoiful meraih medali emas di nomor downhill putra, sementara Nining dapat perunggu di nomor downhill putri.
Atas prestasi tersebut, Khoiful mendapat bonus berupa uang senilai 100 juta rupiah dari Pemkab Jepara. Sementara Nining menerima bonus senilai 50 juta rupiah. Keduanya juga mendapat tawaran untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai penyerahan bonus dari Pemkab Jepara, Khoiful menyatakan medali emas yang ia raih dipersembahkan untuk bangsa Indonesia dan istrinya yang sedang hamil tua. Kemenangan itu disebutnya tak lepas dari doa seluruh bangsa Indonesia.
"Medali ini saya persembahkan untuk Indonesia dan khusunya untuk istri saya yang lagi mengandung," kata Khoiful.
Sementara itu, Nining menceritakan bahwa ia sempat tak dapat restu dari orang tuanya, yang bekerja sebagai petani, untuk menggeluti dunia balap sepeda. Namun kini kegigihannya berbuah manis.
"Semula saya suka panjat dinding dan balap sepeda. Kemudian diarahkan teman untuk fokus ke balap sepeda. Ya, semula orang tua tidak boleh, karena saya anak perempuan. Tapi saya terus berlatih dan tidak bosan meminta restu orang tua," ucapnya.











































