Hanifan, yang Bikin Jokowi dan Prabowo Berpelukan, Punya Gen Pencak Silat

Wisma Putra - Sport
Jumat, 31 Agu 2018 18:56 WIB
Foto: Grandyos Zafna/detikSport
Jakarta - Hanifan Yudani Kusumah meraih medali emas Asian Games 2018 dari pencak silat. Dia memang memiliki gen pencak silat.

Keberhasilan Hanifan mengamankan medali emas dari pencak silat di kelas C (55 kg-60 kg) putra di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 29 Agustus menambah gemuk kantong medali Indonesia. Aksinya selangkah kemudian, dengan memeluk Presiden Joko Widodo dan Ketua PB IPSI Prabowo Subianto membuat media sosial heboh.

Yuni Sundari Rayahu, 42 tahun, saudara dekat Hanifan, tak menyangka emas itu didapatkan. Meskipun, Hanif, sapaan karib Hanifan, sudah berlatih pencak silat sejak kecil. Bahkan, darah pencak silat mengalir dari kedua orang tuanya, pasangan Dani Wisnu dan Dewi Yanti Kosasih.

"Dari umur 5 tahun belajar silat karena ibu dan bapaknya juga sama-sama pesilat," kata Yuni saat ditemui detikSport di kediaman Hanif yang berada di Kampung Mulya Sari Jalan Pasir Kereceng, Desa Cincin, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (31/8/2018).




Dani dan Dewi sama-sama pernah mengukir banyak prestasi di ajang nasional hingga internasional pencak silat. Kakek Hanif juga seorang atlet. Hanif Ahmad Kosasih, 81 tahun, merupakan menjadi penjaga gawang Persib pada 1950. Ahmad Yusuf, kakak Hanif, juga pesilat tapi prestasinya tak terlalu cemerlang.

"Keluarga kita terlahir dari keluarga atlet. Saya juga dulu pernah jadi atlet pencak silat. Kakeknya, Hanif Ahmad Kosasih pernah menjadi penjaga gawang Persib. Keluarga kami diajarkan olaraga sejak kecil, belajar silat, berenang dan sepakbola," dia menambahkan.


Hanifan, yang Bikin Jokowi dan Prabowo Berpelukan, Punya Gen Pencak Silat Foto: Wisma Putra/detikSport


Saat detikSport berkunjung ke kediaman Hanif, hampir setiap lemari dan meja yang ada di dipenuhi tropy penghargaan dan medali kejuaraan pencak silat. Trofi dan medali milik orangtuanya disimpan di lemari yang ada di ruang tengah, sedangkan milik Hanif disimpan di kamarnya.

Selain itu juga terdapat banyak foto-foto lama milik orangtua Hanif yang sedang berfoto dengan Mantan Presiden RI Soeharto dan Susilo Bambang Yudhoyono. Selain itu, ada juga foto kecil Hanif dan foto Hanif yang sedang bertanding di antaranya saat PON Jabar dan Popnas di Bali mewakili SMAN 20 Bandung.

Ayah Hanif merupakan salah satu pendiri Perguruan Silat Tadjimalela di Soreang dan ibunya juga mendirikan Perguruan Silat Tadjimalela di Sekelimus, Kota Bandung.

"Dulu, Ibu Hanif, pas jadi remaja masjid mengadakan kegiatan ekstra di Sekelimus, Kota Bandung ada perguruan silat Tadjimalela, sampai sekarang menular ke anak nya. Hanif terinspirasi ingin mengikuti jejak ibu dan bapaknya," kata dia.


Hanifan, yang Bikin Jokowi dan Prabowo Berpelukan, Punya Gen Pencak Silat Foto: Wisma Putra/detikSport


Menurut Yuni, untuk meraih kemenangan di tingkat internasional. Hanif harus berlatih dengan gigih, selain faktor orangtua, faktor kemauan dan kerjakeraslah yang mendorong Hanif dapat sukses seperti ini. Selain berlatih dengan orangtuanya, Hanif juga memiliki program latihan sendiri.

"Latihannya di sini, memiliki program sendiri terus dibimbing orangtuanya. Prestasi Hanif, dari awal prestasinya bertahap, seleksi PON umurnya baru mencukupi ternyata masuk dan ikut PON lalu dapat medali emas," dia menjelaskan.

Pada perhelatan PON Jabar, Hanif tidak diperhitungkan. Begitupun di ajang Asian Games 2018.


Hanifan, yang Bikin Jokowi dan Prabowo Berpelukan, Punya Gen Pencak Silat Foto: Wisma Putra/detikSport


"Hanif kuda hitam, tidak diperhitungkan, begitupun di Asian Games. Tapi dia punya target, semenjak dari seleksi PON terus digojlok, sehari disini, karantina lagi di Ciloto Sukabumi. Pas Asian Games uji tanding ke China dan menetap di Padepokan Pencak Silat TMII," tuturnya.

"Bangga sekali, saya ga nyangka dengan penampilan Hanif yang dicapai dengan perjuangan yang berat, dia memetik manisnya saat ini. Alhamdulillah dan bersyukur," dia menjelaskan.


(fem/fem)