detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 29 Sep 2018 12:43 WIB

F2

Prema Racing Berpeluang Juara di Feature Race Rusia

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Sean Gelael di sesi kualifikasi F2 Rusia (dok.Sean Gelael) Sean Gelael di sesi kualifikasi F2 Rusia (dok.Sean Gelael)
Sochi - Pertamina Prema Theodore Racing berpeluang juara di feature race Formula 2 di Rusia. Ini setelah Nyck de Vries raih pole di kualifikasi.

Sesi kualifikasi yang dihelat di sirkuit Sochi Autodrom, Jumat (28/9) kemarin sempat dihentikan lantaran pebalap Trident Arjun Maini melintir pada tikungan ke-14. Setelah kualifikasi kembali berjalan, Nyck membuat kejutan sebelum berakhirnya sesi. Pebalap berusia 23 tahu itu sukses mencatatatkan waktu 1 menit 46,476 detik.

Waktu yang dicatatkan Nyck tak mampu disalip pebalap Carlin Lando Norris yang start di posisi kedua dengan catatan waktu 1 menit 46,696 detik, diikuti Pebalap ART George Russel di posisi ketiga.






Dengan hasil ini, Nyck akan berusaha mendapatkan kemenangan keempatnya musim ini. Saat ini Nyck ada di urutan kelima klasemen dengan 155 poin.

"Saya sangat senang dapat meraih pole position di Sochi. Ini sangat baik untuk kebangkitan tim setelah hasil kurang bagus di Monza. Memang balapan besok tidak akan berjalan mudah, tapi kami akan berusaha keras untuk menang" ungkap Nyck dalam rilis kepada detikSport.

Hasil berbeda justru didapat rekan setim Nyck di Prema, Sean Gelael, yang tampil kurang impresif di sesi kualifikasi ini. Pebalap asal Indonesia itu cuma akan start di posisi ke-15 setelah mencatatkan waktu 1 menit 48,154 detik.

"Hari yang mengecewakan. Kami harus melihat secara detail apa penyebabnya. Melihat apa yang kami miliki jelas ini hasil yang sulit diterima. Kami akan melakukan analisis kenapa ini terjadi. Walau begitu kami yakin saat lomba bisa meraih hasil yang lebih baik" papar Sean.






Dengan F2 2018 menyisakan dua seri lagi, balapan akhir pekan ini menawarkan persaingan sengit dan seru antar pebalap. Sirkuit sepanjang 5, 848 km ini ini juga memiliki karakteristik yang menantang khas sirkuit jalan raya, seperti keberadaan dinding pembatas yang dekat dengan trek dan area run-off yang terbatas.

Pada balapan Feature para pebalap ditantang untuk menyelesaikan 28 putaran atau total jarak sekitar 163,744 kilometer. Setiap pebalap diwajibkan masuk pit stop sekali untuk pergantian ban.

Sementara pada balapan Sprint yang digelar hari Minggu (30/9), para pebalap hanya bersaing sebanyak 21 lap atau sekitar 122,808 kilometer. Pada balapan ini, pebalap tidak diwajibkan masuk pit stop. Strategi menjaga kondisi ban sangat krusial pada balapan ini.

Sochi merupakan sirkuit permanen pertama yang dibangun untuk balapan di Rusia. Namun, sirkuit sepanjang 5,848 km ini juga bisa dibilang semipermanen karena menggunakan trek jalan raya yang menghubungkan berbagai arena untuk Olimpiade Musim Dingin 2014.






Bicara kecepatan dan panjang sirkuit, Sochi lebih mirip Baku ketimbang Monako. Layout sirkuit Sochi menuntut pebalap harus piawai melakukan manajemen power unit/energi dan rem. Meski karakternya lumayan cepat, sirkuit ini tidak memiliki tingkat degradasi ban yang tinggi.


(mrp/rou)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com