detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 02 Jul 2019 19:56 WIB

Persoalan Finansial Jadi Prioritas Utama di 100 Hari Pertama Marciano

Mercy Raya - detikSport
Marciano Norman terpilih sebagai Ketum KONI 2019-2013 tapi sudah diadang banyak PR (Rengga Sancaya/detikSport) Marciano Norman terpilih sebagai Ketum KONI 2019-2013 tapi sudah diadang banyak PR (Rengga Sancaya/detikSport)
Jakarta - Ketua Umum KONI Pusat periode 2019-2023, Marciano Norman, mendapat segudang limpahan pekerjaan rumah dalam masa jabatannya, khususnya soal anggaran. Bagaimana dia akan menyelesaikannya?

KONI menggelar Musyawarah Olahraga Nasional dengan agenda utama mencari Ketua Umum KONI Pusat baru. Marciano terpilih secara aklamasi setelah calon lain, Muddai Madang, tak memenuhi persyaratan administrasi dalam hal dukungan. Begitu pula dengan Hendardji Soepandji yang tak mengembalikan formulir pendaftaran sampai penutupan.

Sampai Musornas digelar 2 Juli, KONI Pusat ternyata masih menyimpan banyak pekerjaan rumah. Selain laporan pertanggungjawaban kepada Kemenpora yang belum beres, juga tunggakan gaji karyawan selama lima bulan.

Menanggapi itu, Marciano mengatakan akan segera melakukan konsolidasi internal dan menyelesaikan dalam 100 hari masa kerjanya.




"Saya rasa yang pertama, saya harus melakukan konsolidasi internal untuk mempelajari secara tajam permasalahan yang ada. Namun, hal-hal yang berkaitan dengan pegawai-pegawai dan anggota-anggota KONI di tingkat bawah yang berkaitan dengan permasalahan-permasalahan finansial, saya harus carikan jalan keluar, dan itu harus menjadi prioritas dalam langkah penyelesaian saya. Itu harus jadi prioritas dalam 100 hari kerja saya," kata Marciamo, usai terpilih di Hotel Sultan, Senayan, Selasa (2/7/2019).

"Saya harapkan pada 100 hari, bahkan saya berharap dukungan saudara-saudara sebelum itu [100 hari], masalah ini sudah bisa kita selesaikan," dia menambahkan.




"Intinya mana yang pengurus lama dia selesaikan, tapi yang tak bisa saya juga tak mau organisasi terhambat hanya karena masalah-masalah administrasi dan finansial sebagainya. Kalau begitu, kami hanya dilantik, duduk, dan melamun tak tahu apa yang dikerjakan, tapi sebaliknya duduk, dilantik, pelajari tugasnya, dan ambil aksi yang harus dikerjakan."

Sementara itu, terkait LPJ kepada Kemenpora dia meminta pengurus kepemimpinan sebelumnya, Tono Suratman, untuk menyelesaikannya.

"Saya minta tentunya penyelesaian itu akan dilakukan pengurus yang lama kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga. Hal-hal yang menjadi tanggung jawab saya, tentunya akan saya terima semua dengan segala konsekuensi," demikian eks Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) ini.




Simak Video "Eks KaBIN Marciano Norman Jadi Ketum KONI"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed