detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 16 Jul 2019 06:30 WIB

Ellyas Pical Terharu dan Bangga Kisahnya Difilmkan

Mercy Raya - detikSport
Kisah hidup legenda tinju Indonesia, Ellyas Pical, bakal diangkat ke layar lebar (Foto: Mercy Raya/detikSport) Kisah hidup legenda tinju Indonesia, Ellyas Pical, bakal diangkat ke layar lebar (Foto: Mercy Raya/detikSport)
Jakarta - Kisah hidup legenda tinju Indonesia, Ellyas Pical, bakal diangkat ke layar lebar. Ellyas pun bangga bukan main.

Ellyas merupakan salah satu petinju yang paling sukses pada tahun 1980-an. Ia tercatat sebagai juara dunia tinju pertama dari Indonesia. Ellyas meraih titel sebagai jawara dunia IBF kelas bantam junior setelah mengalahkan petinju Korea, Chun Ju-do, di Jakarta, pada 1985.

Setelah itu, sejumlah gelar-gelar internasional kerap ia raih baik di dalam maupun luar negeri. Pukulan hook dan uppercut kirinya yang cepat membuat Ellyas makin tersohor.


Berangkat dari kisah tersebut, Pratama Pradana Picture bersama Time International dan Summerland memproduksi film bertajuk The Exocet. Exocet merupakan rudal Prancis yang terkenal dengan kecepatannya di tahun 1980. Ellyas mendapat julukan Exocet dari media asing karena kecepatan dan kekuatan pukulannya.

"Saya bangga sekaligus terharu kisah saya bisa menjadi film karena dengan itu ada cerita yang bakal dibuat baru," kata Ellyas di sela-sela acara syukuran jelang proses syuting di hotel Sultan, Senayan, Senin (15/7/2019).

Jefri Nichol didapuk untuk memerankan sosok Ellyas dalam film biopik tersebut. Menurut Ellyas, Nichol adalah artis yang tepat karena mirip dengannya. Sudah begitu, Nichol disebut mantan petinju berusia 59 tahun itu memang punya keinginan besar bisa memerankannya.

Ellyas Pical Terharu dan Bangga Kisahnya Difilmkan
Ellyas Pical dan Jefri Nichol (Foto: Mercy Raya/detikSport)


"Cocok karena dia punya cita-cita untuk memerankan saya. Makanya saya berharap film ini bisa diperankan dengan bagus," Ellyas menjelaskan.

Sejauh ini, Nichol banyak meminta saran kepadanya khususnya soal pukulan-pukulannya yang legendaris. Nichol dan Ellyas pun berlatih bersama.

"Ada. Kami pernah latihan bersama, saya juga kasih cara-caranya, bagaimana cara masuk ke lawan, mainnya harus begini, begini, nah itu saya ajarkan kepada Nichol," kata Ellyas.

"Dia kan juga latihan enam bulan, sudah lama itu. Makanya cari orang yang logatnya seperti orang Saparua, Maluku Tengah. Itu cara-caranya supaya bisa mirip," dia menambahkan.

Proses syuting sendiri baru akan dimulai Juli sampai Agustus di tiga lokasi yakni Jakarta, Saparua, dan Korea. Ellyas pun berharap film yang akan dibuat nanti bisa memberikan dampak positif bagi kemajuan tinju Indonesia.

"Harapan saya mudah-mudahan film ini akan bagus, jalannya baik, supaya olahraga tinju lancar dan petinju Indonesia bisa ada yang menjadi juara dan Nichol berhasil dan menjadi Ellyas Pical baru," harap Ellyas.

(mcy/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com