detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 26 Agu 2019 19:42 WIB

Gubernur Papua Jamin Keamanan PON 2020, Kekurangan Dana Diserahkan ke Pusat

Andhika Prasetia - detikSport
Foto: Instagram @stadionpapuabangkit Foto: Instagram @stadionpapuabangkit
Jakarta - Sempat meminta agar Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 diundur, kini Gubernur Papua, Lukas Enembe, optimistis menggelar sesuai waktu. Dia yakin Papua aman.

PON ke-20 dilangsungkan 20 Oktober hingga 2 November 2020. Kehabisan dana, Papua sempat mewacanakan untuk menjadwal ulang pesta olahraga Tanah Air itu.

Faktor keamanan juga membuat Papua melepas kesempatan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019. Pada prosesnya pemerintah menunjuk DKI Jakarta sebagai tuan rumah.

Dalam rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019), Lukas menjamin keamanan peserta PON 2020.


"Memang di Jayapura masih kondusif. Saya yakin akan aman. Kita koordinasi dengan wali kota karena akan diselenggarakan di tiga tempat saya rasa tidak masalah," ujar Lukas.

Lukas sekaligus menegaskan PON 2020 digelar di tiga wilayah di Papua, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Mimika. Kekurangan dana mencapai Rp 4 triliun untuk membangun infrastruktur dipasrahkan kepada pemerintah pusat.

"Kebutuhannya kan besar, jadi pemerintah support biayanya," kata Lukas.

Dari APBN juga dikerjakan dengan dana pusat kita harap 2020 sudah selesai," dia menambahkan.



Simak Video "Tinjau Stadion Papua Bangkit, Jokowi: Fokus jadi Provinsi Sepakbola dan Atletik"
[Gambas:Video 20detik]
(dkp/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com