detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 11 Sep 2019 04:31 WIB

Kamis, Kemenpora dan Papua Finalisasi Cabor PON 2020

Mercy Raya - detikSport
Foto: Wilpret Siagian/detikSport Foto: Wilpret Siagian/detikSport
Jakarta - Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) bersama Kemenpora akan melakukan finalisasi terhadap pencoretan cabang olahraga PON XX 2020. Rencananya akan ada 10 cabang olahraga yang dicoret.

Untuk meringankan Papua sebagai tuan rumah PON, Kemenpora dan KONI mengusulkan memangkas cabang olahraga PON XX. Kedua belah pihak itu telah mengantongi draf cabang olahraga yang akan dipertandingkan dan rencananya tahap finalisasinya akan digelar Kamis (12/9/2019).

"Kami masih membahas dengan pihak terkait yakni Kemenpora, KONI Daerah, dan KONI Pusat. Kami akan duduk bersama lagi dan mungkin Kamis (12/9) sudah finalisasi cabor," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Papua, Alexander K.Y Kapisa, saat dihubungi pewarta Selasa (10/9/2019).


Dalam proses penetapan, sempat ada beberapa nama cabor yang dicoret, di antaranya dansa, kriket, balap sepeda, dan gateball. Jumlahnya pun beragam dari 10 hingga 15 cabang olahraga. Kapisa tak menampik adanya usulan tersebut, namun itu masih berstatus tawaran dari tuan rumah.

"Jumlah 10 cabor itu masih dalam tahap tawaran kami dari tuan rumah dan daerah untuk pemerintah pusat. Kami mencanangkan itu dengan memperhitungkan kesiapan venue, cabor olahraga, serta kejuraaan multievent, dan yang paling penting itu efek dari pengurangan ini. Seperti akomodasi misalnya," dia menjelaskan.

"Malah kami menawarkan 11 cabor yang dicoret dari PON nanti. Tetapi untuk sementara 10 cabor dulu yang ditawarkan," Kapisa menambahkan.


Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Raja Sapta Oktohari menepis rumor bahwa cabornya masuk dalam daftar yang dicoret pada PON 2020 Papua. Sebab, persiapannya sampai kini berjalan lancar bahkan untuk kesiapan venue yang digunakan.

Selain itu, PB ISSI sejatinya juga telah mendapat jaminan dari Bupati Keerom Muhammad Markum yang bersedia untuk memfasilitasi pembangunan venue balap sepeda.

"Sampai hari ini belum ada komunikasi tentang (pembatalan) itu. Kami juga terbuka untuk berkomunikasi dengan siapapun terkait persiapan yang dibutuhkan," kata Oktohari terpisah.





Simak Video "Tinjau Stadion Papua Bangkit, Jokowi: Fokus jadi Provinsi Sepakbola dan Atletik"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com