detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 19 Sep 2019 15:59 WIB

Imam Nahrawi Tambah Daftar Menpora Tersangkut Korupsi, Sekjen PBSI: Kok Bisa?

Mercy Raya - detikSport
Foto: Lamhot Aritonang Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto, belum mendengar pengunduran diri Imam Nahrawi dari menteri pemuda dan olahraga (menpora). Dia menjadikan kasus korupsi itus ebagai pelajaran.

Menpora Imam ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (18/9/2019). Imam disangkakan menerima commitment fee proposal dana hibah KONI

Imam memutuskan mundur dari menpora. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (19/9/2019).


"Belum dengar malah saya," kata Budiharto kepada detikSport, Kamis (19/9/2019).

"Ya, saya pikir di kementerian punya mekanisme orang kalau pimpinan tak ada. Itu pasti sudah ada. Jadi, mau dibilang risau atau tidak buat kami tak risau karena sudah ada yang handle permasalahan dan pekerjaan yang berlangsung," dia menambahkan.

Kasus korupsi yang menimpa Kementerian Pemuda dan Olahraga merupakan kali kedua. Menpora Andi Malarangeng, juga terserat kasus korupsi Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Desember 2012.

Padahal, pengurus cabang olahraga kerap berteriak dana untuk pembinaan dan pelatnas terlalu minim.

"Dibilang kecewa ya kecewa dan menyayangkan. Harusnya tak perlu terjadi lagi," ujar dia.

"Harapannya ya mudah-mudahan ini jadi pembelajaran seluruh stakeholder untuk pemerintahan, dan siapapun yang ditunjuk (sebagai pengganti). Kita harus manajemen yang baik," Budiharto menjelaskan.



Simak Video "Imam Nahrawi Mundur, Sesmenpora Pegang Kendali"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com