detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 09 Des 2019 13:13 WIB

Panahan Compound Putri Raih Perak Setelah Gagal Atasi Tekanan Thailand

Mercy Raya - detikSport
Foto: Nyoman Budhiana/aww/Atara
Clark - Pepanah Sri Ranti meminta maaf karena gagal merebut medali emas di nomor beregu putri compound SEA Games 2019 Filipina. Mereka kalah karena tekanan tim Thailand.

Sri tampil bersama Triya Adriyani dan Yurike Pereira dalam final compound putri di Parade Ground, Clark, Senin (9/12/2019). Mereka menghadapi tim Thailand, Kanoknapus Kaewchomphu, Kanyavee Maneesombatkul, dan Kodchaporn Pratumsuwan pada perebutan medali emas.

Di akhir perlombaan, Indonesia kalah dari Thailand. Setelah diangka terakhir mereka masing-masing tak mampu menembak di angka 10. Mereka kalah dengan skor tipis 217-221. Indonesia pun harus puas dengan medali perak, sementara emas direbut tim Thailand. Sedangkan medali perunggu direbut tim Vietnam. Mereka menang dengan skor 217-215 atas tuan rumah, Filipina.


"Alhamdullilah kami bisa sumbang medali perak. Mohon maaf emasnya meleset. Semoga di SEA Games berikutnya bisa menyumbang medali emas untuk Merah Putih," kata Sri Ranti mewakili rekan-rekannya.

Sri bercerita soal kendala yang dialami saat pertandingan berlangsung. Menurutnya, lapangan yang digunakan untuk latihan dan bertanding berbeda sehingga mempengaruhi ketika melakukan tembakan.

"Lumayan pengaruh karena kami menembaknya dari atas (panggung) meski sasaran juga punya tinggi yang sama. Sementara di latihan kan tidak seperti itu. Selain itu, kami juga lebih tertekan karena memang lawan cukup bagus nilai-nilainya," dia menjelaskan.

Dari pandangan detikSport, memang beberapa angka yang diciptakan pepanah Thailand hampir seluruhnya tinggi berada di atas angka delapan. Sementara, tim Indonesia pernah menembak di angka enam. Selain itu, di perebutan angka terakhir, Indonesia kalah dari Thailand yang mayoritas menembak di angkat sembilan, sedangkan Sri Ranti dkk hanya mencetak angka delapan di babak penentuan.

"Ketat sih, tapi harusnya bisa lebih baik lagi. Karena tekanannya tinggi dan kami kena. Tapim alhamdullilah bersyukur saja. Ya, segini hasilnya yang bisa kami kasih," ujar atlet berusia 30 tahun ini.

Apalagi compound beregu putri sejatinya tidak dipatok target. Tetapi mereka sukses melangkah ke partai final. SEA Games edisi sebelumnya mereka hanya meraih medali perunggu dengan formasi tim yang berbeda.

"Jadi memang tahun ini tim yang diturunkan beda juga dengan dua tahun lalu. Nah, soal tim Thailand terakhir kali jika tidak salah saat 2013 pernah bertemu tapi beda formasi. Lawan termasuk pemain muda dan salah satunya juga lolos compound perorangan," dia menjelaskan.

Sri selain turun di nomor compound beregu tim, dia juga akan tampil di nomor mix team bersama Prima Wisnu Wardhana, dan di nomor perorangan compound putri. Masing-masing untuk memperebutkan medali perunggu.



Simak Video "Melihat Venue Panahan di SEA Games 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com