detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 22 Jun 2020 21:51 WIB

Olahraga Binaraga dan Fitnes Resmi Berdiri Sendiri Jadi PBFI

Randy Prasatya - detikSport
PBFI Foto: Istimewa
Jakarta -

Disiplin Binaraga yang tadinya ada di dalam organisasi Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat, Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABSSI) kini resmi berdiri sendiri dengan nama Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Seluruh Indonesia (PBFI).

Irwan Alwi yang terpilih menjadi presiden menjelaskan bagaimana PBFI akhirnya bisa mendirikan organisasi sendiri. Permintaan dari federasi angkat besi dunia jadi landasannya.

"Kami sudah bernaung di PABSSI sejak lama, kawan-kawan di daerah bilang tidak usah berpisah tetap di PABBSI. Namun, federasi internasional kan punya aturan terkait angkat besi harus berurusan dengan Olympic maka Federasi Internasional angkat besi ngotot mau berpisah dan federasi binaraga internasional mengamini untuk berpisah," kata Irwan Alwi.

"Sehingga kami pada Desember 2019 melaksanakan musyawarah luar biasa seluruh pengurus dari daerah hadir di hotel Kemang, untuk menyampaikan bahwa federasi internasional punya keinginan disiplin ini berpisah. Nah saya salah satu untuk mengurus sesuatunya ke internasional," paparnya.

"Dalam proses perjalanan federasi internasional binaraga dunia, dan Asian federasi binaraga (ABBF), dan SEA BBF memberikan kami rekomendasi pada bulan lalu dan menunjuk saya sebagai presiden di Indonesia Body Building Fitness Federation (IBBFF) yang kemudian kita ubah menjadi Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Seluruh Indonesia (PBFI)," jelasnya.

Setelah ini, PBFI tinggal disahkan oleh KONI pusat untuk terdaftar menjadi anggota. Kepengurusan IBFF sendiri memang sudah terbentuk.

Dilansir dari situs WBPF di www.wbpsf.org, Wakil Presiden adalah Benny Cipta, Sekjen Inge Inkiriwang, Bendahara Bambang Widjaja, Ketua Bidang Organisasi Jopie Irwan, Ketua Bidang Prestasi H. Fauzi, Ketua Bidang Even dan Sponsor Dedy Tjahjadi, Ketua Bidang Perwasitan Wijaya Chandra dan Ketua Bidang Humas dan Media Dessy Handayani.

Irwan Alwi pun berharap KONI daerah bisa memahami ini sehingga proses pengesahan berjalan lancar. Pasalnya, Binaraga dan Fitness tahun ini sudah akan dipertandingkan di SEA Games Hanoi, Vietnam.

"Kemudina harus mendapatkan pengakuan dari anggota KONI. Kami harus berproses cepat, karena cabor ini jadi salah satu yang dipertandingkan di Hanoi. Kami menunggu juga dari KONI pusat dan KONI-KONi daerah," ucap Irwan.

"Dalam pengesahan menjadi KONI pusat kan harus menunggu rapat anggota tahunan KONI, sebetulnya kami bisa disahkan April kemarin karena jadwal rapat anggota KONI terbentuk akibat pandemi covid, dan apabila new normal bisa, maka KONI akan langsungkan akhir Juli," katanya.



Simak Video "Jika Buruh Pembuat Genteng Ikut Lomba Binaraga"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com