detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 15 Jul 2020 16:30 WIB

Reaksi Ketua BSANK Soal Lembaganya Bakal Dibubarkan

Mercy Raya - detikSport
BSANK Reaksi Ketua BSANK Soal Lembaganya Bakal Dibubarkan (Mercy Raya/detikSport)
Jakarta -

Adanya rencana Presiden RI Joko Widodo untuk membubarkan BSANK mendapat reaksi dari Ketuanya, Hari Amirullah Rachman. Apa katanya?

Jokowi melalui Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko, mengatakan akan membubarkan 18 lembaga atau badan non struktural. Salah satunya yang terkena dampaknya adalah Badan Standardisasi dan Akreditasi Nasional Keolahragaan (BSANK).

Tujuan dilakukan pembubaran guna mengurangi beban anggaran di tengah pandemi COVID-19. Merespons itu, Hari menyayangkan sekaligus meminta ada evaluasi lebih dulu terkait kinerjanya.

"Kami sebenarnya menyayangkan tanpa evaluasi. Apalagi lembaga khusus olahraga itu tidak ada, meskipun lembaga sejenis banyak. Untuk itu, kami sebenarnya berharap ada evaluasi dulu," kata Hari kepada pewarta, Rabu (15/7/2020).

Bukan tanpa alasan Hari menyampaikan hal tersebut. Menurutnya, BSANK cukup memiliki peran terhadap perkembangan olahraga Indonesia, Tugasnya ialah standardisasi dan akreditasi keolahrgaaan secara nasional.

"Karena badan ini khusus memastikan standar keolahragaan nasional dan sekarang ini baru masuk periode kedua. Periode pertama itu BSANK membangun sistem, standarisasi, banyak dokumen-dokumen yang sudah dihasilkan dan melakukan akreditasi," dia menjelaskan.

"Seperti di antaranya, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), dan Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PBSI), dan itu semua yang sudah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia," sebutnya.

"Sementara untuk sekarang ini kami sedang menyusun empat standar. pertama standar centre olahraga, standar penyelenggaraan PON, karena memang belum ada. Lalu standar kompetensi pelatih panjat tebing. Selain itu, kami juga akan mengakreditasi delapan induk organisasi," lanjutnya.

Diketahui, BSANK era Hari baru dilantik Menpora Zainudian Amali pada 11 Maret lalu. Saat itu, Menpora merasa optimistis keanggotaan BSANK bisa menampung beban berat. Saat ini, Kemenpora sedang menyusun grand desain keolahragaan untuk berprestasi di tingkat nasional, regional, dan internasional.



Simak Video "Menpora Masih Perjuangkan 10 Cabor PON yang Dicoret"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com