Pelatnas Renang Gelar Tes Internal Sebelum Libur Tahun Baru

Mercy Raya - Sport
Rabu, 16 Des 2020 13:40 WIB
PRSI mengagendakan pelatnas renang di Australia.
Pelatnas renang akan menjalani tes sebelum libur tahun baru, (Foto: dok.PRSI)
Jakarta -

Pemusatan latihan nasional renang akan diliburkan sepekan menyambut tahun baru 2021. Tapi sebelum itu Siman Sudartawa dkk akan menjalani tes internal dulu.

Cabor renang menjalani latihan intensif di Stadion Aquatik, Gelora Bung Karno (GBK), sejak Oktober lalu. Mereka mulai persiapan untuk mendapatkan limit A di kualifikasi Olimpiade tahun depan.

Akan tetapi, pandemi Corona yang berkepanjangan sempat membuat agenda pelatnas olahraga air itu berantakan. Skuad Albert Sutanto terpaksa berlatih mandiri dan lebih banyak melakoni latihan di darat.

Alhasil, ketika latihan masuk ke media air, para atlet pun keteteran. Terutama menyangkut daya tahan tubuh.

Nyaris tiga bulan pelatnas renang berjalan, Albert lantas ingin menguji progres latihan para perenangnya. Rencananya tim trial berlangsung, Jumat (18/12/2020).

"Kami akan mengadakan time trial lusa ini untuk melihat posisi mereka (atlet) ada di mana. Setelah itu, pelatnas baru libur sekitar 28 atau 29 Desember dan secepatnya kami kembali lagi 4 Januari 2021, pas Senin," kata Albert kepada detikSport, Rabu (16/12/2020).

"(Kasih libur jelang Tahun Baru) karena saat Natal masih bisa latihan, kan libur (tanggal merahnya) juga cuma sehari saja, jadi tak ada masalah. Setelah itu, mulai lagi dan anak-anak bisa masuk untuk water feeling dan conditioningnya. Itu rencana kami," dia menambahkan.

Menurut Albert, sejauh ini latihan yang dilakukan atletnya sebenarnya sudah cukup baik. Terutama di nomor-nomor renang jarak pendek. Seperti Siman, masih bisa masuk di catatan waktu 25,09 detik.

"Jadi bisa dibilang jarak pendek masih cukup strong, solid, karena mereka masih bisa terbantu dengan latihan darat. Cuma untuk jarak jauh, 200 meter ke atas itu sulit. Makanya seperti Fadlan Prawira, Farrel Armandio Tangkas, dan Azzahra Permatahani untuk jarak jauhnya masih kurang dan keteteran. Itu lah yang masih kami kejar saat ini," pelatih asal Surabaya ini menjelaskan.

"Makanya evaluasi dengan time trial nanti tujuannya untuk memantau atlet ini posisinya sampai di mana? Itu yang ingin dilihat," kata dia lagi.

(mcy/cas)