Istora GBK Jadi Tempat Penampungan Pasien COVID-19? Ini Faktanya

Mercy Raya - Sport
Senin, 28 Des 2020 16:35 WIB
PSBB di Jakarta kembali diperketat guna menekan penyebaran virus Corona. Meski begitu sejumlah warga masih tampak berolahraga di Kompleks Gelora Bung Karno.
Ilustrasi GBK. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta -

Baru-baru ini muncul kabar Istora GBK menjadi tempat penampungan pasien COVID-19. Pusat Pengelolaan Kompleks (PPK) Gelora Bung Karno (GBK) memberi penjelasan.

Sebelumnya, sempat tersebar sebuah video yang mengklaimnya sebagai tempat penampungan pasien COVID-19 di salah satu gedung olahraga. Tempat itu dispekulasikan berlokasi di Istora, kawasan GBK.

Merespons kabar tersebut, PPK pun memberi klarifikasi. Dengan tegas, mereka membantah kabar yang menyebut bahwa gambaran dalam video itu terjadi di salah satu gedung olahraga di kawasan Istora GBK.

"Manajemen Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (GBK) menyatakan bahwa pemberitaan tersebut adalah tidak benar (hoax). Selama pandemi COVID-19, Istora GBK tidak dimanfaatkan atau digunakan untuk kegiatan apapun," bunyi pernyataan PPK GBK dalam rilis yang diterima detikSport.

GBKHoax Istora GBK jadi tempat penampungan pasien COVID-19. Foto: Dok. PPK GBK

Menurut PPK GBK, berdasarkan Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar pada masa transisi menuju masyarakat sehat, aman dan produktif, pihaknya juga selalu melakukan kesiapan venue dan kawasan GBK dari sisi kebersihan, keamanan dan kenyamanan.

Selain itu, manajemen GBK juga menyatakan bahwa pihaknya secara konsisten membuat berbagai imbauan terkait protokol kesehatan yang dipublikasikan dalam berbagai platform media.

"Berbagai aktivitas yang dilakukan masyarakat di kawasan GBK sejak dilaksanakannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi menuju new normal secara berkala menjadi bahan evaluasi pelaksanaan tata tertib protokol kesehatan di GBK."

"Tata tertib dan protokol kesehatan ketat yang diterapkan oleh Manajemen GBK yaitu antara lain dengan menerapkan program 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik minimal 1.5 meter). Pengecekan suhu tubuh dan pembatasan ibu hamil dan anak usia dibawah 9 tahun juga dilakukan."

"Peran serta aktif dan kesadaran masyarakat yang tinggi untuk melaksanakannya diharapkan dapat diikuti sehingga diharapkan mampu memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19. Upaya yang dilakukan manajemen GBK secara berkala dan konsisten bertujuan agar masyarakat dapat tetap berolahraga dengan aman dan nyaman di Kawasan GBK," demikian rilis tersebut.

(mcy/krs)