detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 10 Mar 2021 11:00 WIB

Aprilia Manganang Berstatus Laki-Laki, Ini Tanggapan PP PBVSI

Mercy Raya - detikSport
Pebola voli Indonesia Aprilia Manganang melepaskan smash dalam pertandingan babak penyisihan grup A bola voli putri Asian Games 2018 melawan Thailand di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (27/8). Indonesia kalah 1-3. ANTARA FOTO/INASGOC/Nugroho Sejati/mos/18 Aprilia Manganang Berstatus Laki-Laki, Ini Tanggapan PP PBVSI (Nugroho Sejati/ANTARA FOTO/INASGOC)
Jakarta -

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) belum mau berkomentar lebih jauh terkait perubahan status eks atletnya Aprilia Manganang. Sebab, mereka baru tahu dari media.

Aprilia Manganang resmi menyatakan diri sebagai laki-laki setelah dibantu TNI AD mengumumkan identitas barunya. Sebelumnya, Aprilia lebih dikenal atlet voli putri yang kerap membela Timnas di kancah internasional dan klub di kompetisi Proliga.

Terkait soal statusnya sebagai atlet putri sejatinya kerap menjadi perdebatan. Biasanya terjadi saat PBVSI akan mengirim atletnya ke multievent olahraga internasional seperti SEA Games.

Dari sejak SEA Games 2013 Myanmar, Aprilia yang sudah masuk skuad inti Timnas, tapi kemudian batal dikirim setelah adanya pemeriksaan soal identitas Aprilia.

Dua tahun berikutnya pada SEA Games 2015 Singapura, Aprilia yang akan bertanding ternyata mendapat protes dari pesaing salah satunya Filipina. Mereka mempertanyakan status Aprilia.

Tapi protes itu kemudian ditolak pihak panitia SEA Games 2015 dan akhirnya Aprilia bisa bertanding. Selanjutnya pada SEA Games 2017 Malaysia, malah Sersan Dua TNI AD ini berhasil mempersembahkan medali perak bersama rekan-rekan pevoli nasional lainnya.

"Sebenarnya enggak hanya Filipina. Vietnam, Thailand juga (protes). Cuma yang paling keras Filipina," kata salah satu pevoli nasional Amalia Fajrina Nabila kepada detikSport.

Lama tak ada kabar, Aprilia kemudian memutuskan untuk pensiun dari dunia olahraga voli, dengan ditandai sejumlah perubahan dari penampilannya yang lebih mirip laki-laki ketimbang perempuan, seperti identitasnya selama ini. Sebelum akhirnya, TNI AD mengumumkan bahwa Aprila sebenarnya adalah laki-laki sejak lahir namun dengan kelainan hipospedia.

Pernyataan TNI AD dan pengakuan Aprilia Manganang ini tentu menjadi tamparan keras bagi PP PBVSI. Bagaimanapun, federasi sepakbola nasional ini tidak mungkin tidak mengetahui kondisi atlet, terlebih selalu dilakulan pemeriksaan medis setiap kali akan bertanding di luar negeri.

Namun saat detikSport ingin mengonfirmasi tidak ada satupun yang menjawab. Baik dari Direktur Proliga Hanny Sukartty hingga Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo.

Sementara itu, bagian Humas Pengurus Pusat PBVSI, Lutfi Sukri, memberikan penjelasan federasi belum mau memberi tanggapan soal eks atletnya tersebut.

"Teman-teman sekalian, mohon sabar ya. Bagaimana tanggapan PP PBVSI soal Aprilia Manganang, tunggu saja. Karena pengurus baru tahu dari media. Mohon maaf ya," kata Lutfi lewat aplikasi pesan WhatsApp Grup Wartawan Voli.

"Nanti kalau ada penjelasan dari PP PBVSI pasti diinfo ke teman-teman," tulisnya kemudian.

Simak video 'Kilap Aprilia Manganang, Eks Pevoli Putri yang Dinyatakan Laki-laki':

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com