detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 10 Mar 2021 14:18 WIB

KOI Siap Fasilitasi PBVSI dan Aprilia Manganang, Jika...

Mercy Raya - detikSport
Aprilia Manganang, andalan timnas voli putri pada SEA Games 2017 Kuala Lumpur nanti. KOI Siap Fasilitasi PBVSI dan Aprilia Manganang, Jika... (Femi Diah/detikSport)
Jakarta -

Kabar perubahan status eks pevoli nasional Aprilia Manganang turut menjadi perhatian Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Mereka menyebut siap memfasilitasi.

Aprilia Manganang didampingi TNI AD baru saja mengumumkan identitas dirinya sebagai laki-laki dengan kelainan hipospadia. TNI AD lantas membantu Manganang dalam melakukan corrective surgery sebanyak dua kali.

Dalam prosesnya, perubahan status itu memunculkan banyak pertanyaan terutama bagi pihak-pihak terkait. Apalagi selama ini, Aprilia diketahui merupakan atlet voli putri yang telah mempersembahkan medali buat Indonesia. Secara khusus pada SEA Games 2017 dia dan rekan-rekannya merebut medali perak.

Andai ada protes dari negara lain, status Indonesia di multievent Asia Tenggara itu bisa saja medali dianulir. Merespons itu, Ketua KOI Raja Sapta Oktohari mengatakan siap membantu.

"Kita ini baru selesai memperjuangkan Citra Febrianti, lifter angkat besi. Itu dari hasil Olimpiade 2012, begitu temuan 2016, baru bisa dapat medali sekarang," kata Oktohari kepada detikSport, Rabu (10/3/2021).

"Ini juga begitu. Jadi kan secara medis sedang diproses, dibuktikan, jadi kita (KOI) tentu akan komitmen dan memfasilitasi semua segala bentuk komunikasi yang diperlukan untuk tentunya menjaga kepentingan kita yang lebih besar," ujarnya.

Namun sebelum itu, KOI sebagai representasi Indonesia hubungan internasional, akan mengundang PBVSI dan Aprilia Manganang untuk meminta penjelasan lebih detail.

"Tentunya dalam waktu dekat kami akan berkomunikasi dengan PBVSI supaya kita bisa mendengarkan secara langsung dan kami buka komunikasi dengan International Federation (IF) terrkait SEA Games. Tapi Aprilia masih recovery," dia menjelaskan.

"Kami tak ingin spekualasi dulu sampai kita duduk dan bicara dengan stakeholdernya. Karena Aprilia ini tercatat di nomor putri dan merintis karier bukan ujug-ujug (jadi atlet)," ucapnya merespons kemungkinan medali voli dicabut.

"Jadi ini bukan satu kesengajaan. Ini ekstraordinary situation," dia menegaskan.

Ketua KOI Raja Sapta Oktohari.Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari (dok. KOI)

Simak video 'KSAD Ungkap Aprilia Manganang Pernah Jadi Objek Bullying':

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com