detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 19 Mar 2021 16:10 WIB

Asal Usul Nama 'Dewa Kipas' Pecatur Dadang Subur

Yudha Maulana - detikSport
Dadang Subur mengungkap asal muasal nama Dewa Kipas. Dadang Subur mengungkap asal muasal nama Dewa Kipas. (Foto: detikcom/Yudha Maulana)
Bandung -

Nama 'Dewa Kipas' membuat geger dunia maya belakangan ini. Dadang Subur si pemilik akun itu menjelaskan pemilihan nick name akun itu.

Dadang Subur (60) menjadi sorotan setelah hasil pertandingan melawan pecatur asal Amerika Serikat Levy Rozman menjadi viral di dunia maya.

Ia dengan menggunakan akun Dewa Kipas terkena banned di platform tanding catur online chess.com, karena dituding melakukan kecurangan. Tudingan itu dibantah mentah-mentah oleh sang anak Ali Akbar.

Di balik polemik tersebut, ternyata penggunaan nama akun Dewa Kipas oleh Dadang itu bukan nama yang diberikan secara spontan. Dadang menceritakan asal usul penggunaan nama akun tersebut berawal saat ia masih bertugas di Singkawang, Kalimantan Barat.

Kala itu Dadang yang masih bekerja di sebuah perusahaan BUMN, juga aktif terlibat dalam ajang kompetisi tenis meja yang digelar di Kalimantan Barat. Ia pun bahkan belajar langsung teknik bermain pingpong dari Sinyo Supit.

"Dulu saya suka main pingpong di Singkawang. Saya sering belajar dengan pak Sinyo Supit, atlet SEA Games dulu, dulu latihan pakai robot, tangan itu terus bergerak kalau seratus mukul, seratus menang. Enggak boleh miss kanan dan kiri, terus diajarin servis, terus nerima servis," kata Dadang saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Pungkur, Regol, Kota Bandung, Jumat (19/3/2021).

Sering berlatih dengan atlet pingpong kawakan, membuat Dadang kerap menjadi kuda hitam di dalam even kejuaraan pingpong yang digelar di Kalimantan Barat. "Pas ada lomba se-Kalbar (Porprov 2006), begitu lawannya berat bisa saya kalahkan, ada pemain pingpong unggulan, bisa dikalahkan," ujar Dadang.

Dadang Subur, Dewa Kipas, bersiap menghadapi GM Wanita Irene KharismaDadang Subur, Dewa Kipas, bersiap menghadapi GM Wanita Irene Kharisma Foto: Yudha Maulana/detikcom

Sampai akhirnya julukan Dewa Kipas meluncur dari rekannya, seorang pengusaha. Rekannya tersebut ingin melihat bat yang digunakan Dadang dalam setiap laganya. "Coba pak Dadang lihat lihat bat-nya, kata dia. Inilah si Dewa Kipas, katanya," kenang Dadang.

Kebetulan saat itu, Dadang menggunakan bat DHS Hurricane King yang kerap digunakan oleh petenis meja dunia Wang Liqin. "Dewa Kipas itu mulai dari sini. Memang harga bat-nya agak mahal, saat itu Rp 2 juta. Hurricane King ni dipakai juara dunia dari China Wang Liqin. Makanya enggak pikir panjang saya pakai bat ini," katanya.

"Setelah itu saya dikenal sebagai Dewa Kipas di dunia pingpong," kata dia menambahkan.

(yum/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com