detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 22 Mar 2021 11:10 WIB

Dewa Kipas Vs Irene Kharisma Nanti Sore, Ini Profil Kedua Pecatur

Yudha Maulana - detikSport
Turnamen Catur Japfa Grand Master Internasional 2015 digelar di Hotel Kartika Chandra Jakarta. Pada hari keenam, Senin, (20/04/2015) yang hanya memainkan satu babak (8), Irene Kharisma Sukandar ditantang yuniornya Muhammad Lutfi Ali. Dadan Subur vs Irene Sukandar, ini profil kedua pecatur. (Foto: detikcom/Rengga Sancaya)
Bandung -

Pertandingan persahabatan Dadang Subur alias Dewa Kipas melawan Grand Master Irene Kharisma Sukandar akan digelar sore ini, Senin (22/3/2021) pukul 15.00 WIB.

Pertandingan itu akan disiarkan langsung melalui kanal podcast Deddy Corbuzier. Duel di atas papan catur ini, bermula akibat kekisruhan yang muncul setelah Dewa Kipas dilaporkan curang dalam pertandingan catur digital di chess.com, melawan pecatur internasional Levy Rozman (Gothamchess).

Tudingan kecurangan itu kemudian dibantah oleh Ali Akbar, anak dari Dewa Kipas. Ia pun tak terima dengan keputusan chess.com yang memblokir akun milik ayahnya. Ia mengklaim ayahnya bermain jujur dan telah menyelami catur secara digital bertahun-tahun silam.

Warganet pun ikut bereaksi dan membela Dewa Kipas di akun milik Gothamchess maupun chess.com. Kisruh ini rupanya menarik perhatian dari GM Irene, ia melayangkan surat terbuka kepada Deddy Corbuzier.

GM Irene menyebut jika publik mesti mengetahui catatan atau data permainan Dewa Kipas dan penyebab akunnya diblokir oleh chess.com. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah akurasi langkah Dewa Kipas yang sangat tinggi, Dewa Kipas diduga menggunakan bot atau kecerdesan buatan sebagai pemandu langkahnya di chess.com.

Tudingan itu juga dibantah oleh Ali. Menurutnya sang ayah tak mungkin menggunakan bot, pasalnya Dadang merupakan orang yang gagap teknologi. Ayahnya pun hanya menjadikan catur tak lebih dari hobi belaka.

Melihat kisruh yang berkembang, akhirnya Deddy Corbuzier pun memfasilitas kedua pihak untuk berperang di atas papan catur di studio Podcastnya di Jakarta sore ini.

Hadiah yang ditawarkan bagi kedua pihak yang ditawarkan pun tak main-main, pemenang akan mendapatkan uang sebesar Rp 200 juta dan yang kalah akan mendapatkan uang Rp 150 juta dalam pertandingan Dewa Kipas vs GM Irene.

Profil Kedua Pecatur

1. Dadang Subur alias Dewa Kipas

Ttl : Bandung, 24 Februari 1961

Pekerjaan : Pensiunan BUMN

Pengalaman dan Prestasi :

- Pengurus Percasi Singkawang, Kalimantan Barat
- Bendahara di Klub Catur Kotamadya Bandung Wibawa Mukti
- Anggota Klub Catur Ganesha ITB (1980-an)

ELO rating : 2.300 (berdasarkan chess.com)

2. Grand Master Irene Kharisma Sukandar

Ttl : Jakarta, 7 April 1992

Title : International Master (2014), Woman Grandmaster (2009)

Pengalaman dan Prestasi :

- Juara Indonesian Women's Cehss Championship empat kali berturut-turut.
- Mewakili Indonesia dalam Olimpiade Catur Wanita dari 2004 hingga 2014
- Memenangkan medali perak individu dalam Olimpiade Catur ke 36 pada 2004 dan medali perak dalam tim catur blitz dalam Asian Indoor and Martial Arts Games.
- Sederet prestasi internasional lainnya

ELO : 2413 (berdasarkan FIDE)

Simak juga Video: Beli Papan Catur, Dewa Kipas Siap Hadapi GM Irene Kharisma

[Gambas:Video 20detik]



(yum/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com