detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 08 Apr 2021 18:47 WIB

Demi Eko Yuli, KOI Segera Datangkan Pelatih Angkat Besi Lukman

Mercy Raya - detikSport
Eko Yuli Demi Eko Yuli, KOI Segera Datangkan Pelatih Angkat Besi Lukman (dok KOI)
Jakarta -

Keinginan Eko Yuli Irawan untuk dilatih Lukman, eks pelatih angkat besi, akan menemui titik terang. Komite Olimpiade Indonesia (KOI) akan mengundang pelatih yang kini berada di Thailand itu dalam waktu dekat.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal KOI, Ferry Kono. Ia mengatakan akan memanggil Lukman guna mengomunikasikan terkait komitmennya menangani Eko. Jika Lukman bersedia, KOI akan membuat perjanjian tertulis dengan keduanya.

"Dalam pekan ini, KOI akan mengirim surat undangan kepada pelatih Lukman untuk membantu melatih Eko. Jika kemudian Eko menjalani latihan terpisah itu masalah teknis," kata Sekretaris Jenderal KOI, Ferry Kono, dalam rilisnya.

Eko sempat bersoal dengan Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) lantaran keinginannya untuk dilatih oleh Lukman dibatalkan sepihak. Puncaknya, Eko memutuskan meninggalkan Pelatnas Kwini, Jakarta, dan memilih berlatih mandiri.

Keduanya lantas dimediasi KOI dalam kesempatan terpisah. KOI menyelesaikannya dengan mengizinkan Eko berlatih mandiri dan akan memenuhi harapan Eko bisa dipimpin Lukman.

"Yang patut disyukuri berdasarkan koordinasi kami dengan PABSI, dan Eko disimpulkan bahwa selama ini tidak ada yang dikeluarkan dari Pelatnas. Eko juga sudah sepakat berlatih kembali," dia mengungkapkan.

Eko Yuli(dok KOI)

Hanya untuk terkait pembiayaan akomodasi Lukman, Ferry mengatakan, KOI akan bergerak mencari sponsor guna memenuhi kebutuhan permintaan Eko menuju Olimpiade Tokyo yang berlangsung 23 Juli-8 Agustus 2021.

Sebab, Eko harus segera fokus berlatih mengingat ia sudah dalam posisi aman turun di kelas 61 kg putra di multiajang olahraga terbesar empat tahunan tersebut.

Menukil International Weightlifting Federation (IWF), Eko menempati peringkat dua klasemen road to Tokyo dengan 4.162, 7503 poin dengan total angkatan terbaik 317 kg.

"Jadi keberadaan pelatih Lukman ini (nantinya) adalah pelatih NOC Indonesia, bukan PB PABSI," ujarnya.

Sementara itu, Eko mengucapkan terima kasih kepada KOI yang telah membantunya. Ia juga mengapresiasi langkah KOI yang mau mendatangkan Lukman untuk memenuhi kebutuhan persiapannya menuju Olimpiade.

"Sebenarnya bagi saya diberi garansi bisa tetap tampil di Olimpiade sudah cukup, tetapi langkah KOI yang mau mengakomodir kedatangan Pak Lukman untuk menjadi pelatih sungguh sangat saya apresiasi," kata Eko.

Lifter berusia 31 tahun ini kini sudah memulai latihan mandiri di Empire Fit Club, GBK, Jakarta dengan program yang diberikan Lukman dari Thailand.

"Bagi saya yang terpenting saat ini adalah fokus persiapan Olimpiade. Saya sudah diakomodir KOI, saya juga tidak mau mengecewakan mereka dan Merah Putih. Terlebih medali emas adalah target saya pribadi dan Olimpiade Tokyo merupakan kesempatan terakhir saya mengingat usia saya yang tidak lagi muda," ujar Eko.

Lukman ialah pelatih yang mengantarkan Eko merebut medali perunggu di Olimpiade 2008 Beijing dan Olimpiade 2012 London.

Saat ini, Lukman menjadi pelatih angkat besi Thailand. Tapi, lifter Negeri Gajah Putih dipastikan tak akan tampil di Olimpiade karena Federasi Angkat Besi Amatir Thailand (TAWA) sedang menjalani sanksi larangan bertanding hingga 7 Maret 2022.

(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com