detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 21 Apr 2021 22:42 WIB

Albert Sutanto: Siman is Back!

Mohammad Resha Pratama - detikSport
I Gede Siman Sudartawa-Albert Sutanto menjalani program latihan Kualifikasi Olimpiade 2020 I Gede Siman Sudartawa sudah lebih baik lagi kemampuannya (dok.Ajinomoto Indonesia)
Jakarta -

Absen setahun karena pandemi virus corona sempat membuat perenang Siman Sudartawa "kehilangan kemampuannya". Tapi, pelan tapi pasti, Siman sudah kembali.

Protokol kesehatan ketat yang diberlakukan selama pandemi membuat banyak atlet kesulitan menjalani program latihan. Alhasil, banyak atlet yang memang harus absen latihan sepanjang 2020 dan tidak bisa berkompetisi.

Ketika pandemi mulai agak menurun, atlet-atlet bisa berlatih kembali termasuk Siman Sudartawa. Siman yang akan turun di Kualifikasi Olimpiade 2020 bersama beberapa perenang lainnya sudah masuk pemusatan latihan 5 Januari lalu.

Siman dan rekan-rekannya memang sempat diberikan libur Natal dan Tahun Baru selama 12 tahun. Bersama pelatihnya yang juga mantan perenang top Indonesia, Albert Sutanto, fokus utama latihannya adalah menjaga kebugaran setelah liburan lama.

Selain Siman, beberapa perenang juga jadi anak asuh Albert seperti Triady Fauzi, Glen Victor Susanto, Fadlan Prawira, Farrel Armandio Tangkas, dan Azzahra Permatahani.

Di awal bulan ini, Siman baru saja menuntaskan kejuaraan lokal yang diadakan Pengurus Provinsi PB PRSI DKI Jakarta pada 29 Maret hingga 1 April. Selama latihan, Siman tak melupakan asupan nutrisi yang harus dikonsumsi selama mengikuti sesi latihan.

Tak cuma ditemani oleh Albert Sutanto, Siman juga mendapat bantuan ahli gizi olahraga yang dipersiapkan Ajinomoto Indonesia untuk melengkapi menu latihannya.

Pada kejuaraan yang juga sebagai ajang uji coba ini, Siman berhasil menunjukkan bahwa program latihan yang saat ini dijalankan sesuai dengan rencana. Setelah melewati periode latihan 'persiapan khusus' selama tiga bulan awal, Siman berhasil mencapai catatan waktu 25,64 detik, melebihi catatan peraih medali perak SEA Games 2019 asal Singapura, Quah Zheng Wen, dengan 25,65.

Hal ini menandakan program latihan Siman berjalan sesuai dengan rencana, meski program pelatihan di Australia terkendala pandemi.

Pada periode persiapan khusus lalu konsentrasi latihan Siman Sudartawa adalah kecepatan dan kekuatan. Masuk ke bulan April dan Mei, Siman memasuki periode pra kompetisi, di mana perenang asal Bali itu harus melakukan ujicoba setiap dua minggu sekali demi memantapkan strategi.

"Secara keseluruhan, hasil yang diperoleh Siman dari kejuaraan tersebut sudah sesuai dengan rencana latihan. Semoga hasil ini dapat meningkat sesuai dengan program kepelatihan yang sudah direncanakan. Tentunya hal ini bisa dicapai dengan penyeimbangan program latihan dan pola nutrisi yang seimbang untuk mencapai performa terbaik. Kemampuan renangnya sudah kembali dan diharapkan bisa lebih baik," ujar Albert seperti dikutip situs www.kachimeshi-indonesia.com.

Simak juga 'Saat Siman Sumbang Emas dan Pecahkan Rekor Renang di SEA Games':

[Gambas:Video 20detik]



(mrp/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com