Kemenpora Janjikan Bonus Rp 5 Miliar untuk Peraih Emas Olimpiade Tokyo

Mercy Raya - Sport
Rabu, 05 Mei 2021 08:49 WIB
2016 Rio Olympics - Badminton - Mixed Doubles - Victory Ceremony - Riocentro - Pavilion 4 - Rio de Janeiro, Brazil - 17/08/2016. Gold medallists Tontowi Ahmad (INA) of Indonesia and Liliyana Natsir (INA) of Indonesia pose as if biting their medals.     REUTERS/Mike Blake FOR EDITORIAL USE ONLY. NOT FOR SALE FOR MARKETING OR ADVERTISING CAMPAIGNS.
Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, wakil Indonesia yang meraih emas Olimpiade 2016. Foto: REUTERS/Mike Blake
Jakarta -

Kemenpora menjanjikan bonus besar untuk peraih medali emas Olimpiade Tokyo tahun ini. Pencairannya juga tak memerlukan waktu lama.

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Chandra Bhakti yang melontarkan kabar tersebut. Besar bonus yang dijanjikan untuk peraih emas sama dengan Olimpiade Rio de Janeiro 2016, yakni sebesar Rp 5 miliar.

"Bonus itu sebenarnya di Deputi III, tapi saya pernah jadi Asisten Deputi Penghargaan, biasanya bonus itu nilai enggak turun. Naik terus," kata Chandra dalam diskusi tentang Indonesia Menuju Olimpiade Tokyo di kawasan Harmoni, Selasa (4/5/2021).

Selain emas, peraih medali perak dan perunggu masing-masing juga mendapatkan Rp 3 miliar dan Rp 1 miliar. Angka itu meningkat karena di Olimpiade sebelumnya hadiahnya 'hanya' sebesar Rp 400 juta dan Rp 200 juta.

"Ukuran meraih prestasi itu tak mudah. Meraih medali perak dan perunggu saja sulit, apalagi emas. Jadi bonusnya tak akan lepas dari nilai itu. Malah biasanya diberikan sebelum keringat atlet kering, enggak menunggu lama-lama," lanjut Chandra.

"Selain itu, angka Rp 5 miliar itu sudah ada aturannya. Jadi dilihat nanti saja bagaimana. Syukur-syukur Presiden bisa memberikannya dua kali lipat. Yang jelas angka itu sudah pasti dan diberikan sebelum keringat kering," Chandra menegaskan.

Indonesia melalui Komite Olimpiade Indonesia (KOI) telah mematok target dua medali emas di Tokyo, 23 Juli-8 Agustus mendatang. Namun, KOI tidak bisa membeberkan detail cabang olahraga mana yang berpotensi karena terkait dengan data rahasia mereka.

Indonesia sejauh ini telah mengamankan empat tiket Olimpiade dari tiga cabang olahraga, yaitu dua nomor dari cabang panahan, atletik, dan menembak. Merah-Putih masih berpeluang untuk menambah tiket lainnya dari cabor bulutangkis dan angkat besi.

Simak juga 'Move On All England, Greysia Polii Fokus Olimpiade Tokyo':

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/adp)