Ada Rencana PPKM Darurat, Pelatnas Olimpiade Jalan Terus?

Mercy Raya - Sport
Rabu, 30 Jun 2021 20:15 WIB
Menpora Zainudin Amali
Menpora Zainudin Amali (dok Kemenpora)
Jakarta -

Menpora Zainudin Amali memastikan pemusatan latihan nasional menuju Olimpiade tetap berjalan, sekalipun ada rencana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Hal itu ditegaskan politikus Golkar itu karena waktu yang berdekatan dengan persiapan Olimpiade Tokyo 23 Juli-8 Agustus mendatang.

"Kalau yang pelatnas kan tidak banyak dan pertama mereka sudah divaksin. Yang kedua, protokol kesehatannya juga disiplin karena hanya beberapa orang. Apalagi yang tinggal beberapa hari ke Tokyo, itu kan tidak mungkin dihentikan (pelatnas)," kata Amali kepada detikSport dalam sambungan telepon.

"Jadi ya yang penting protokol kesehatannya dipatuhi dan dijalankan secara serius. Enggak ada masalah bagi saya," ujarnya.

Untuk itu, Menpora asal Gorontalo itu, mengimbau agar seluruh pihak bisa saling menjadi agar tidak ada yang terpapar COVID-19.

"Seperti yang disampaikan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, saat Olympic Day (kemarin) tolong lah kita jaga para atlet, pelatih dan ofisial agar jangan sampai terkena COVID-19," ujar Amali.

Diketahui, PPKM darurat seluruh Jawa-Bali diusulkan berlaku mulai 3-20 Juli 2021. Berdasarkan dokumen berjudul 'Intervensi Pemerintah Dalam Penanganan Covid10' ada 15 poin aturan yang bakal diterapkan selama PPKM darurat berlaku.

Pemerintah menargetkan penurunan tambahan kasus COVID-19 selama penerapan PPKM darurat. Dari 15 poin usulan, salah satunya terkait operasional perkantoran. Di mana selama PPKM darurat berlaku, seluruh kegiatan perkantoran, kecuali yang nonesensial, harus dilakukan dari rumah atau Work From Home (WFH).

"Belum tahu sih. Kita tunggu saja pengumuman resminya (soal jadi tidaknya PPKM darurat)," kata Amali.

(mcy/aff)