Kejutan, Perenang 18 Tahun Ini Raih Emas Olimpiade Tokyo 2020

Mercy Raya - Sport
Minggu, 25 Jul 2021 13:41 WIB
TOKYO, JAPAN - JULY 25: Ahmed Hafnaoui of Team Tunisia poses with the gold medal for the Mens 400m Freestyle Final on day two of the Tokyo 2020 Olympic Games at Tokyo Aquatics Centre on July 25, 2021 in Tokyo, Japan. (Photo by Al Bello/Getty Images)
Kejutan, Perenang 18 Tahun Ini Raih Emas Olimpiade Tokyo 2020 (Getty Images)
Tokyo -

Perenang Tunisia Ahmed Hafnaoui berhasil membuat kejutan di cabang renang Olimpiade Tokyo 2020. Ia sukses merebut emas di usia 18 tahun.

Hafnaoui yang tampil di nomor 400 meter gaya bebas putra berhasil menjadi yang tercepat mencapai garis finis pada Minggu (25/7/2021). Ia membukukan waktu 3 menit 43,36 detik usai secepat kilat berenang di 200 meter pertama dan tampil lebih kuat lagi di 50 meter terakhir.

Hafnaoui sendiri sejatinya tampil sebagai kuda hitam pada babak final renang setelah hanya menempati posisi delapan di babak penyisihan dengan catatan waktu 3 menit 48,68 detik.

Tapi di babak final itu, ia memperlihatkan kekuatannya dengan mengalahkan perenang Australia Jack Mcloughlin dan perenang Amerika Serikat Kieran Smith.

TOKYO, JAPAN - JULY 25: Ahmed Hafnaoui of Team Tunisia poses with the gold medal for the Men's 400m Freestyle Final on day two of the Tokyo 2020 Olympic Games at Tokyo Aquatics Centre on July 25, 2021 in Tokyo, Japan. (Photo by Al Bello/Getty Images)Ahmed Hafnaoui (Getty Images/Al Bello)

Kemenangan ini pun mengejutkan dunia renang, selain karena sosoknya yang masih muda. Pada Olimpiade Remaja 2018 di Buenos Aires, ia hanya mampu finis di urutan ke delapan.

Kekalahan itu membuat Ahmed Hafnaoui bertekad untuk bisa memenangkan emas di Olimpiade Paris 2024. Tapi, pembuktiannya datang lebih cepat setelah menjadi atlet Tunisia kelima yang memenangkan medali emas di Olimpiade dan peraih medali renang kedua untuk negaranya.

"Saya hanya memasukkan kepala saya ke dalam air dan hanya itu. Saya tidak bisa mempercayainya. Ini adalah mimpi yang jadi kenyataan," ungkap dia soal kunci kemenangannya.

Melihat kekuatan Hafnaoui di pertandingan olahraga sejatinya bukan hal yang mengagetkan. Sebab, dalam dirinya ada gen atletik yang kuat. Ayahnya, Mohamed Hafnaoui ialah seorang mantan pemain tim nasional bola basket.

Namun, lagi-lagi Hafnaoui sulit mempercayai apa yang sudah diraihnya. "Saya tidak percaya ini. Ini sangat luar biasa."

"Saya merasa lebih baik di air pagi ini daripada kemarin. Sekarang saya adalah juara Olimpiade," katanya.

(mcy/aff)