Jadwal Keberangkatan Kontingen Indonesia ke Paralimpiade Tokyo 2020

Mercy Raya - Sport
Minggu, 08 Agu 2021 14:30 WIB
TOKYO, JAPAN - MAY 06: A huge semi-sphere with the logos of the Tokyo Olympics and Paralympics, displayed on the side of a driving school building, looms over neighbouring houses on May 6, 2021 in Tokyo, Japan. Tokyos governor, Yuriko Koike, is expected to request that the citys current state of emergency be extended to May 31 as the city and other parts of the country experience a surge in COVID-19 cases. With just under three months remaining until the Olympic Games, concern continues to mount over the feasibility of hosting the event amid the ongoing pandemic. (Photo by Carl Court/Getty Images)
Jadwal Keberangkatan Kontingen Indonesia ke Paralimpiade Tokyo 2020 (Getty Images)
Jakarta -

Indonesia akan mengirimkan 23 atlet ke Paralimpiade Tokyo 2020. Keberangkatan dibagi menjadi empat kloter.

Kontingen Indonesia menuju Paralimpiade akan dipimpin Chef de Mission Andi Herman. Ia merupakan Direktur Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

Penetapan Andi Herman, merupakan permintaan dari NPC, lantaran sebelumnya Andi batal menjadi CdM untuk ASEAN Paragames 2020 di Filipina.

"CdM Andi Herman dari Kejagung, dulu CdM waktu ASEAN Paragames Filipina, kemudian batal, lalu beliau lanjut ke Paralimpiade. Kami membuat permohonan lagi kepada Kejagung untuk mendampingi kami di Paralimpiade," kata Wakil Sekretaris Jenderal Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia Rima Ferdianto kepada detikSport, Minggu (8/8/2021).

Adapun kontingen Indonesia yang akan bertolak ke Tokyo berjumlah 60 orang, 23 di antaranya ialah atlet, 13 pelatih, 24 ofisial yang terdiri dari physio, mekanik, admin, living assitant, dokter, CdM, Deputy CdM, COVID-19 Liaison Officer, dan lainnya.

Dari jumlah tersebut, tiga cabang olahraga yang akan berangkat pertama ialah paracyling, tenis meja, dan renang. Mereka akan terbang pada 17 Agustus.

Sementara kloter kedua terdiri dari para badminton dan angkat berat akan bertolak ke Tokyo pada 19 Agustus. Sedangkan atletik berangkat 20 Agustus dan menembak pada tiga hari setelahnya.

Rima sekaligus menjelaskan kondisi atlet Paralimpiade saat ini dalam kondisi baik. Mereka melakukan karantina selayaknya kontingen Indonesia menuju Olimpiade Tokyo sebelumnya.

"Jadi yang rencananya berangkat 17 Agustus akan mulai melakukan tes PCR selama tujuh hari berturut-turut pada 10 Agustus mendatang. Begitupun atlet cabor lainnya yang berangkat di tanggal berikutnya harus melakukan tes PCR selama sepekan sebelum keberangkatan," ujarnya.

"Semuanya di karantina di hotel kawasan Solo. Jadi hanya hotel-venue, venue-hotel. Venuenya juga sudah clean tidak campur dengan siapapun, termasuk atlet yang tidak berangkat ke Paralimpiade. Sudah kami pisah," tambahnya.

Jadwal Keberangkatan dan Kepulangan Atlet Paralimpiade:


Cycling

Tiba tanggal 17 Agustus

Pulang tanggal 29 Agustus


Tenis meja

Tiba tanggal 17 agustus

Pulang tanggal 4 september


Renang

Tiba tanggal 17 agustus

Pulang tanggal 1 september


Badminton

Tiba tanggal 19 agustus

Pulang tanggal 6 september


Powerlifting

Tiba tanggal 19 agustus

Pulang tanggal 28 agustus


Atletik

Tiba tanggal 20 agustus

Pulang tanggal 6 september


Shooting

Tiba tanggal 23 agustus

Pulang tanggal 4 september

(mcy/aff)