Peserta PON Papua Bakal Dikarantina Lima Hari

Mercy Raya - Sport
Rabu, 15 Sep 2021 14:11 WIB
PON XX Papua akan digelar pada 2-15 Oktober 2021 mendatang. Lapangan tenis berstandar internasional ini pun disiapkan untuk jadi venue pertandingan. Ini fotonya
Peserta PON Papua Bakal Dikarantina Lima Hari (ANTARA FOTO)
Jakarta -

Peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) bakal menjalani karantina selama lima hari sebelum terbang ke Papua. Berikut penjelasan KONI.

Hal itu disampaikan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman terkait penerapan protokol kesehatan jelang penyelenggaraan PON Papua.

Eks Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu mengatakan pemberlakuan aturan ini juga tak lepas dari kesuksesan Olimpiade Tokyo 2020 yang berakhir 8 Agustus lalu.

Saat itu, Jepang memberlakukan aturan bagi setiap negara peserta yang masuk dalam zona merah maka dikarantina selama tujuh hari. Sedangkan negara peserta yang statusnya ringan tingkat paparan COVID-19 hanya karantina tiga hari.

"Hal itu menjadi pertimbangan kami (dalam menerapkan protokol kesehatan untuk diterapkan di PON) tapi sementara ini kami mengambil lima hari karantina untuk seluruh kontingen yang berangkat ke Papua dan melakukan PCR test," kata Marciano dalam acara talkshow 'Persiapan Penerapan Prokes COVID-19 PON XX Papua, Bercermin Dari Olimpiade Tokyo' pada Rabu (15/9/2021) melalui virtual.

"Lalu setibanya di sana mereka (para peserta daerah) akan melakukan swab-antigen untuk meyakinkan kontingen yang berangkat ke Papua dalam kondisi kesehatan terbaiknya. Kemudian masyarakat di Papua juga aman karena datang tidak membawa penyakit," ujarnya.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano NormanKetua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman (Screenshot)

Sehubungan itu, KONI disebut Marciano akan terus berkoordinasi dengan BNPB Indonesia selaku Satgas COVID-19 terkait aturan yang bakal diterapkan.

"Apakah yang dilakukan ini sudah cukup baik atau belum. Jika belum, besok rencananya saya akan rapat dengan KONI Provinsi agar masukan dari kegiatan ini diupayakan semaksimal mungkin,"dia menjelaskan.

Tak hanya karantina, PON Papua juga menerapkan sistem bubble (gelembung) bagi kontingen peserta. "Jadi dari bandara menuju perkampungan atlet, kemudian dari wisma atlet menuju venue berlatih dan bertanding. Sedangkan pada masa bertanding yang terlibat body contact, para peserta akan melakukan swab antigen dulu."

PON Papua akan dilangsungkan pada 2-15 Oktober 2021. Multi cabang nasional empat tahunan itu akan mempertandingkan 37 cabang olahraga. Adapun lokasi pertandingan akan berlangsung di empat klaster yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, serta Merauke.

(mcy/aff)