Perburuan Medali Atletik, Manajer DKI: Masih di Jalur yang Benar

Femi Diah - Sport
Sabtu, 09 Okt 2021 06:00 WIB
Pelari gawang DKI Jakarta Emilia Nova (045) melakukan selebrasi seusai finish pertama pada final 100 meter lari gawang PON XX Papua di Stadion Atletik, Mimika Sport Complex, Selasa (5/10/2021). PB PON XX Papua / Rommy Pujianto
Emilia Nova menyumbangkan emas untuk DKI Jakarta di PON XX 2021 Papua. (Foto: Dok. PB PON XX Papua / Rommy Pujianto)
Jakarta -

DKI Jakarta masih dalam trek yang benar untuk memenuhi target medali emas atletik di PON XX 2021 Papua. Triyaningsih dkk dibebani delapan medali emas.

Kepercayaan diri itu diungkapkan oleh manajer tim atletik DKI Jakarta Muriyanto pada Sabtu (9/10/2021). Untuk sementara, DKI meraih tiga medali emas, dua perak, dan satu perunggu.

Dua emas atletik DKI didonasikan oleh Odekta Elvina Naibaho, melalui lari 5.000 meter putri dan 10.000 meter putri. Emas lain disumbangkan oleh lari 100 meter gawang putri lewat Emilia Nova.

Adapun perak didapatkan oleh Ken Ayuthaya dari nomor lari gawang 100 meter putri. Kemudian, medali perunggu didapatkan Syarina dari lontar martil putri dan Triyaningsih dari lari 10.000 meter putri.

"Di antara 32 atlet yang kami bawa, kami mengandalkan atlet-atlet di bawah 30 tahun," kata Muriyanto dalam perbincangan dengan media di Mimika.

Muriyanto menyebut lima emas lain dibidik dari maraton putri, estafet putri, lompat tinggi, lompat galah putri, dan 800 meter putra. Merujuk start list nomor yang dilombakan, DKI sudah mengunci satu emas dari nomor lompat galah putri. Dua kontestan adalah wakil Jatim.

"Jabar dan NTB menjadi pesaing terberat saat ini. Tetapi kami tetap harus optimistis. Kami masih on the track untuk memenuhi target," dia menegaskan.

Merujuk hasil di PON 2016, target DKI itu turun drastis. Lima tahun lalu, DKI meraih 15 keping emas, tiga perak, dan dua perunggu. Saat itu, tuan rumah Jabar berada di peringkat kedua dengan koleksi tujuh emas, 11 perak, dan enam perunggu.

Muriyanto sekaligus mengevaluasi penampilan Triyaningsih. Atlet kenyang pengalaman itu memang menjalani persiapan kurang optimal.

"Triyaningsih baru saja cedera, mungkin usia juga, tetapi persiapan memang kurang," kata Muriyanto.



Simak Video "Gegap Gempita Ruth Sahanaya hingga Tulus di Pembukaan PON XX"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/raw)