Dukung PON XX Papua, Freeport Bangun Sport Complex Taraf Internasional

Erika Dyah - Sport
Jumat, 15 Okt 2021 12:00 WIB
Jakarta -

Dukungan terhadap pelaksanaan PON XX di Papua datang dari berbagai pihak. Salah satunya dari PT Freeport Indonesia yang memberi dukungan berupa pembangunan sport complex bertaraf internasional guna mendukung PON dan pertumbuhan atlet di Papua.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas mengungkap pihaknya membangun Mimika Sports Complex dengan menghabiskan anggaran mencapai lebih dari Rp400 Miliar. Ia mengatakan Mimika Sports Complex merupakan stadion atletik yang terdiri dari stadion outdoor, track atletik, serta stadion indoor.

"Ini adalah salah satu kontribusi utama kami bagi PON Papua dan bagi Papua, juga bagi Indonesia. Ini merupakan stadion yang sangat berguna menurut kami," ujar Tony kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Tony menyebutkan fasilitas di stadion atletik ini telah dibangun selama 2 tahun dan bisa memuat hingga 5.500 penonton di stadion indoor, sementara untuk stadion outdoor-nya bisa memuat hingga 3.400 penonton.

"PT Freeport Indonesia adalah bagian dari Papua, dan pelaksanaan PON di Papua berarti di rumah kami sendiri. Kami dari beberapa waktu lalu sudah merencanakan dan membangun sebuah stadion atletik," ungkap Tony.

Ia menambahkan, kehadiran Mimika Sports Complex sebagai salah satu venue pelaksanaan PON XX Papua kali ini sudah diresmikan sebelumnya oleh Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Luhut Binsar Pandjaitan beserta Gubernur Papua dan Bupati Mimika.

Lebih lanjut, Tony menjelaskan stadion atletik yang dibangun pihaknya telah mendapatkan sertifikasi dari International Association of Athletic Federations (IAAF) dengan akreditasi World Class 2.

Tony memaparkan fasilitas yang dibangun dalam Mimika Sports Complex tak sebatas venue pertandingan semata. Akan tetapi juga meliputi tempat latihan dan wisma atlet yang bisa mengakomodir 112 orang. Pihaknya juga melengkapi berbagai fasilitas penunjang lain seperti kantin untuk memenuhi kebutuhan para atlet.

Ia berharap, seluruh fasilitas lengkap yang dihadirkan tidak hanya bisa digunakan untuk ajang PON kali ini saja. Namun juga bisa dimanfaatkan untuk pembinaan atlet ke depannya. Hal ini mendapat sambutan positif dari Luhut Binsar Pandjaitan yang turut mendukung pengembangan masyarakat Papua dengan berencana membentuk training center di lokasi tersebut.

"Tidak hanya atletik, juga atlet-atlet lainnya. Khususnya (atlet) Papua dan pada umumnya Indonesia. Itu adalah salah satu kontribusi kita, dan tentu saja ada kontribusi lain yang kita lakukan," pungkas Tony.

(ncm/ega)