Ketum KONI Apresiasi Kesuksesan Karate Gelar Laga PON Tanpa Ricuh

Mercy Raya - Sport
Jumat, 15 Okt 2021 19:12 WIB
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, di meresmikan
Ketua KONI Marciano Norman mengapresiasi karate digelar tanpa rusuh. (Foto: dok.Jamban Bersih Nusantara)
Jakarta -

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengapresiasi Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (PB FORKI) yang sukses menyelenggarakan pertandingan karate di PON Papua 2020 dengan lancar tanpa kericuhan.

Penghargaan itu diberikan KONI Pusat lantaran ada beberapa cabor yang sempat mengalami kericuhan dan keributan ketika PON ke-20 itu berlangsung. Mulai dari keributan di venue tinju, gulat dan terakhir di final cabang olahraga rugbi.

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PB FORKI yang telah menyelenggarakan rangkaian pertandingan karate di PON tanpa ada masalah karena manajemen pertandingan dan organisasinya sangat baik. Wasit dan juri memberikan penilaian yang objektif sehingga tidak terjadi protes atas penilaian yang dianggap tidak wajar," kata Marciano dalam keterangan tertulisnya.

Terlebih, karate merupaan cabang olahraga beladiri yang biasanya juga diwarnai keributan pada PON-PON sebelumnya. Hal itu menandakan PB FORKI di bawah kepemimpinan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Sekretaris Jendral Raja Sapta Ervian, bekerja sama dengan PB PON, mampu mengatur penyelenggaraan pertandingan dengan baik sehingga bisa berjalan tertib dan lancar.

"Jika mengajukan keberatan itu biasa. Tapi setelah keputusan diambil, semua bisa menerima dengan baik. Selamat untuk PB FORKI. Terima kasih untuk PB PON yang telah menyiapkan arena ini dengan baik. Mari kita bawa kenangan manis dari venue karate di PON XX 2020 berjalan dengan sukses dan sangat membanggakan," ujar eks Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB FORKI, Raja Sapta Ervian, menyatakan pihaknya memegang komitmen untuk menjalankan pertandingan di PON XX 2020 secara profesional.

Bahkan, Raja Sapta Ervian mengungkapkan gelaran karate di PON Papua jadi yang pertama berjalan tanpa kericuhan.

"Di Karate dari awal sampai akhir kami, PB FORKI dan juga panitia tuan rumah berkomitmen untuk menjalankan pertandingan secara fairplay dan profesional sehingga sampai hari ini kami bisa buktikan bahwa di venue karate ini dari hari pertama sampai penutupan tertib lancar dan sukses," sebut pria yang karib disapa Eyi ini.

Sukses penyelenggaraan itu juga seiring dengan sukses prestasi di dalamnya. Termasuk kejutan yang dibuat atlet Papua yang berhasil mempersembahkan medali emas buat tuan rumah.

"Artinya perkembangan karate di Indonesia sekarang sangat baik. Kami lihat banyak atlet-atlet yang sangat potensial, banyak lahir bintang-bintang baru bahkan dari rumah sendiri," tuturnya.

(mcy/cas)