WEC 2021: Sean Gelael dan JOTA Sport Runner-up LMP2

ADVERTISEMENT

WEC 2021: Sean Gelael dan JOTA Sport Runner-up LMP2

Mohammad Resha Pratama - Sport
Minggu, 07 Nov 2021 11:12 WIB
Sean Gelael finis runner-up LMP2 di FIA WEC 2021
Sean Gelael finis runner-up di LMP2 musim ini (dok.JOTA Sport)
Sakhir -

Selesai sudah FIA World Endurance Championship (WEC) 2021. Sean Gelael bersama tim JOTA #28 finis runner-up di kelas LMP2.

Pada seri terakhir WEC, yakni 8 Hours of Bahrain di Sirkuit Sakhir, Sabtu (6/11/2021) malam WIB, Sean dan dua rekannya Tom Blomqvist serta Stoffel Vandoorne, harus berjuang keras dari posisi kesembilan.

Padahal mereka butuh kemenangan untuk memastikan gelar juara mengingat ada selisih lima poin dari pimpinan klasemen WRT #31. Start dari posisi kesembilan, Sean yang jadi pebalap pertama langsung naik dua posisi.

Setelah itu dia beberapa kali menyusul pebalap, sehingga sebelum diganti Vandoorne, Sean berada di posisi keempat dengan JOTA #28. Aksi mantap Sean saat turun di awal adalah ketika dua kali menyusul Philip Hanson dari United Autosports USA #22

Sean Gelael finis runner-up LMP2 di FIA WEC 2021Sean Gelael finis runner-up LMP2 di FIA WEC 2021 Foto: dok.JOTA Sport

Itu bisa terjadi karena setelah menyusul yang pertama, Sean terlibat insiden di Tikungan 11 dengan para pebalap GTE, yang membuat posisinya melorot. Dan saat recovery posisi itulah dia menyusul Hanson lagi.

Setelah kendali berganti ke Stoffel dan Tom, JOTA #28 benar-benar kesulitan menyamai kecepatan tiga pebalap WRT, Ferdinand Habsburg, Robin Frinjs, dan Charles Milesi.

Bahkan JOTA #28 juga mendapat gangguan dari rekan setim JOTA #38. Pada akhirnya setelah delapan jam balapan selesai, Sean dkk. hanya finis posisi ketiga, di belakang JOTA #38 dan WRT #31.

Alhasil, WRT #31 berhak atas gelar juara setelah finis dengan 151 poin, unggul 20 poin atas JOTA #28 di posisi kedua. Sementara itu, JOTA #38 harus puas finis posisi ketiga.

WRT tampil trengginas di tiga balapan terakhir. Debutan asal Belgia itu merajai 24 Hours of Le Mans, 6 Hours of Bahrain, dan 8 Hours of Bahrain. Sementara bagi Sean, ini merupakan pencapaian yang luar biasa mengingat dia baru debut musim ini.

Sean jadi pebalap Indonesia pertama yang mampu finis runner-up di ajang balap kelas satu FIA.

"Saya dan tim sudah berusaha keras, tapi kami harus akui lawan memang lebih baik di balapan ini. Selamat untuk WRT dan saya akan berusaha lebih baik lagi tahun depan," ujar Sean Gelael dalam rilis kepada detikSport.

Untuk kelanjutan kariernya di JOTA #28 musim depan, Sean belum bisa bicara banyak dan masih harus mempertimbangkannya masak-masak. Tapi, pebalap 25 tahun itu mengaku sangat menikmati balapan ketahanan ini.

(mrp/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT