ADVERTISEMENT

MGPA: Ducati Sudah Maafkan Kasus 'Unboxing' di WSBK Mandalika

Afif Farhan - Sport
Kamis, 11 Nov 2021 16:48 WIB
Jakarta -

Pihak Ducati disebut sudah memaafkan soal kargonya yang dibongkar ilegal jelang WSBK Mandalika. Bagian motor pun tidak yang rusak.

Kabar itu pertama kali dirilis oleh media Jerman, Speedweek. Pihak Ducati mengetahui bahwa Kargo motor milik rider pabrikan Michael Rinaldi sudah terbuka. Mereka mendapatkan video dari korespondennya di Indonesia.

Speedweek menjelaskan, peti pengiriman motor milik Ducati itu dibuka oleh pekerja yang diyakini dari trek penyelenggara lokal Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Video tersebut pun viral di sosial media.

Terlihat seorang pria yang membuka peti kargo, lalu berpose dengan motor Ducati tersebut. Selain itu, di YouTube beredar pula seorang pria lain yang juga pose bersama dengan motor Ducati itu.

Aturannya jelas, kargo yang didatangkan tidak boleh sembarangan dibuka demi mencegah spionase dan tindakan manipulasi terhadap motor. Ini juga terkait dengan standar keamanan dan keselamatan para rider.

Ducati SBK(Foto: Dok. Instagram via Speedweek)

Kepala Operasi Olahraga Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Dylan Dilato angkat bicara perihal tersebut. Pertama dia menekankan, soal euforia oknum-oknum tertentu yang mau berfoto dengan motor pebalap top dunia di WSBK Mandalika.

"Mereka (oknum-red) euforianya mungkin besar, mau berfoto dengan motor pebalap dunia. Jadi, ada unsur ketidaksengajaan karena ketidaktahuan," tegasnya kepada detikSport, Kamis (11/11)

Dylan Dilato menekankan, kasus unboxing ilegal tersebut sudah selesai. Pihak Ducati pun sudah menerima permintaan maaf.

"Pihak Ducati sudah memaafkan, sudah selesai semuanya, dan tidak ada masalah lagi. Motor mereka juga tidak ada yang rusak," terangnya.

"Kami berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi," tutupnya.

(aff/bay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT