ADVERTISEMENT

Kemenpora: Pers Jadi Pilar Penting untuk DBON

Mohammad Resha Pratama - Sport
Selasa, 30 Nov 2021 23:00 WIB
Seminar DBON Kemenpora - SIWO PWI Pusat di Bali, Selasa (30/11/2021)
Kemenpora adakan seminar DBON bareng SIWO PWI di Bali (dok.Kemenpora)
Kuta -

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus menggalakkan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Pers diminta ikut berperan aktif menyebarkannya.

DBON adalah program pemerintah dalam hal memajukan prestasi olahraga Indonesia untuk jangka panjang. DBON bahkan sudah dibuat Peraturan Presiden (Perpres) sehingga patut dijaga ke depannya.

Keberhasilan Indonesia meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 dan juara Piala Thomas 2021 adalah awal untuk menggaungkan DBON. Ke depannya, DBON harus bisa menelurkan atlet-atlet berbakat dari cabor lainnya, tidak melulu bulutangkis atau angkat besi.

Maka dari itu, masyarakat luas harus tahu program DBON itu seperti apa demi tercapainya tujuan Indonesia Emas 2045. Dengan demikian, tugas insan pers lah yang harus menyebarkan kabar terkait DBON agar bisa dipahami masyarakat.

Oleh karenanya, adanya integrasi antara pers dan Kemenpora jadi faktor penting untuk kesuksesan program DBON ini. Untuk lebih memahami apa itu isi DBON, maka Kemenpora menggelar Webinar Nasional Hybrid DBON, Selasa (30/11/2021) di Grand Inna Sanur, Bali.

Acara bertajuk 'Peran Siwo PWI Mendukung Sukses DBON Menuju Indonesia Emas 2045' terselenggara berkat kerjasama Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (Siwo PWI) dengan Kemenpora. Agar nantinya pers bisa menjelaskan kepada masyarakat dengan lebih komprehensif.

"Kami ingin membuat DBON integral dengan Siwo PWI pusat dan daerah. Pemerintah butuh wartawan dan media di daerah," jelas Staf Khusus Bidang Pengembangan dan Prestasi Olahraga Kemenpora Mahfudin Nigara dalam rilis kepada detikSport.

Menurutnya, selain berperan untuk menjadi saluran sosialisasi, insan pers juga harus bisa meningkatkan nilai tawar diri dan daerah. Seperti contohnya Bali, yang punya potensi besar di dunia olahraga.

"Potensi Bali untuk menjadi tambang atlet sangat besar. Teman-taman wartawan harus bisa meyakinkan lewat tulisan, kalau Bali bisa menjadi tambang atlet. Kenapa Bali belum pernah jadi tuan rumah PON? Harus ditunjukkan kelebihan Bali agar nilai tawarnya meningkat," lanjut Nigara yang juga menjabat sebagai penasihat PWI Pusat.

Nigara pun berharap Siwo PWI bisa maksimal memberikan dukungan dengan menjadi partner baik bagi Kemenpora maupun Komisi X DPR agar DBON bisa bergaung di seluruh penjuru nusantara.

"Yakinkan Kemenpora dan DPR kalau media adalah partner. Dengan posisi seperti itu, maka nilai tawar media menjadi tinggi. Kita harus bisa meyakinkan orang yang akan kita ajak kerjasama," tambahnya.

Webinar Nasional Hybird DBON berlangsung hingga Rabu (1/12/2021). Pada hari kedua, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dijadwalkan akan hadir langsung untuk bertemu dengan rekan-rekan wartawan dan pengurus olahraga di Bali.

(mrp/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT