Buka Rakernas KONI, Menpora Singgung Peran Desain Besar Olahraga Nasional

Mercy Raya - Sport
Rabu, 08 Des 2021 23:35 WIB
Zainudin Amali
Menpora Zainudin Amali, menyinggung pentingnya Desain Besar Olahraga Nasional. (Foto: dok.Koni Pusat)
Jakarta -

Menpora Zainudin Amali secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional KONI 2021. Di sela-sela itu, menteri asal Gorontalo itu mengingatkan kembali soal Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

"Rakernas kali ini salah satu agendanya adalah evaluasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua dan menyongsong PON berikutnya. Saya kira ini acara yang sangat baik supaya saat pelaksanaan PON lalu menjadi catatan yang kita pertahankan dan yang kurang harus diperbaiki," kata Amali dalam sambutannya di Hotel Sultan, Jakarta, pada Rabu (8/12/2021).

"Sebab, PON ke depan adalah pengalaman pertama kita menggelar di dua provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Nah, peran KONI Pusat dan pimpinan daerah harus besar karena menyatukan dua provinsi tak mudah. Satu provinsi saja tak gampang tapi saya yakini dengan dukungan KONI pusat akan terselenggara dengan baik. Nah, dalam kesempatan ini untuk mengevaluasi sekaligus persiapan ke depan," imbuhnya.

Menpora juga menyampaikan soal pentingnya peran Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Menurutnya, saat ini Undang-Undang SKN yang direvisi akan mengacu pada DBON.

"Saya ingin menginformasikan, selain Bapak Presiden telah menerbitkan Perpres Nomor 86 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), kami dengan DPR juga sedang merevisi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN)," kata dia.

DBON menurut Menpora berawal dari arahan Presiden Joko Widodo. "Ini berangkat dari kerisauan Bapak Presiden Joko Widodo tentang prestasi olahraga Indonesia," kata Amali.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Marciano Norman menegaskan bahwa KONI beserta seluruh anggotanya bertanggung jawab mencetak atlet berprestasi sebagaimana tujuan DBON.

"Komite Olahraga Nasional Indonesia baik yang di tingkat kabupaten/kota hingga di tingkat provinsi maupun di pusat harus berkolaborasi, bekerja sama dalam memberikan pendampingan, memberikan dukungan pada cabang olahraga untuk bisa mewujudkan apa yang diinginkan oleh di Desain Besar Olahraga Nasional itu sendiri," jelas Marciano.

Dalam rangka mencetak atlet berprestasi, KONI akan menggelar kompetisi nasional selain PON.

"Event yang kita laksanakan adalah event empat tahunan yaitu PON, tetapi akan juga merujuk event internasional lainnya," katanya.

Beberapa event besar yang dicanangkan KONI Pusat antara lain Indonesia Marathon, Indonesia Beach Games, dan kompetisi untuk remaja. Selain itu ada juga Pekan Olahraga Beladiri Nasional dan Pekan Olahraga Indoor Nasional.

"Kita bisa menggelar Pekan Olahraga Nasional Remaja, atlet-atlet ini kita proyeksikan untuk Asian Youth Games dan Olympic Youth Games. Kita bersatu menggelar event nasional, yang dari kejuaraan itu akan lahir atlet-atlet juara," kata eks Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini terkait peran KONI dalam mewujudkan tujuan DBON.



Simak Video "Cari Talenta Atlet, Menpora Akan Bikin 10 Sentra Pemusatan Latihan di Daerah"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)