ADVERTISEMENT

Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021: Menunggu Kejutan Nurul Akmal

Mercy Raya - Sport
Selasa, 14 Des 2021 17:00 WIB
TOKYO, JAPAN - AUGUST 02: Nurul Akmal of Team Indonesia competes during the Weightlifting - Womens 87kg+ Group A on day ten of the Tokyo 2020 Olympic Games at Tokyo International Forum on August 02, 2021 in Tokyo, Japan. (Photo by Chris Graythen/Getty Images)
Aksi Nurul Akmal di Olimpiade Tokyo. Foto: Getty Images/Chris Graythen
Jakarta -

Angkat besi Indonesia menunggu kejutan dari lifter Nurul Akmal di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021. Bagaimana peluangnya?

Kejuaraan Dunia Angkat Besi sudah berlangsung sejak 7 Desember lalu di Tashkent, Uzbekistan. Tim Merah Putih mengirimkan 14 wakilnya. Dari jumlah itu, Indonesia sementara ini baru merebut dua medali emas dari Rahmat Erwin Abdullah.

Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo itu berhasil juara dunia di kelas 73 kg dari angkatan clean and jerk dan total angkatan. Masing-masing ia membukukan angkatan terbaik 192 kg dan 343 kg.

Sementara 12 wakil yang terdiri dari atlet junior dan senior belum mampu merebut medali, kendati disebut Kabid Binpres Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) Hadi Wihardja masih sesuai harapan.

"Yang muda masih oke, yang senior mesti saya tinggal," kata Hadi kepada detikSport, pada Selasa (14/12/2021), terkait evaluasi sementara tim Kejuaraan Dunia.

Indonesia kini menyisakan penampilan dari lifter putri Nurul Akmal di kelas +87 kg. Ia dijadwalkan akan bertanding di hari terakhir penyelenggaraan atau Jumat (17/12) mendatang. "Kalau bagi kami kelasnya Nurul memang cukup ketat ya persaingannya. Banyak lifter-lifter luar yang melebihi angkatannya," Hadi menjelaskan.

"Sebut saja tuan rumah, lifter Uzbekistan dan Arab. Kelas-kelas beratnya cukup bagus dan waktu di Olimpiade ada yang tidak diturunkan tapi tampil di Kejuaraan Dunia tahun ini," ujarnya.

"Begitu pun dengan Rusia. Waktu di Tokyo mereka tak tampil, tapi di ajang ini bisa ikut walaupun benderanya belum menggunakan bendera Rusia ya. Jadi Nurul agak berat," dia menambahkan.

"Kalaupun ada peluang mungkin di angkatan snatch. Jadi jika bisa tembus lima besar lagi di Kejuaraan Dunia seperti di Olimpiade sudah luar biasa."

Di Olimpiade Tokyo 2020, lifter asal Aceh itu finis kelima usai mengangkat besi seberat 256 kg. Jumlah itu diperoleh dari angkatan snatch terbaik 115 kg dan clean and jerk 141 kg.

Nurul kemudian mempertajam angkatannya di Pekan Olahraga Nasional (PON) dengan mencatatkan angkatan snatch 116 kg dan clean and jerk 142 kg. Dengan hasil itu, ia membukukan angkatan total 258 kg.

Simak Video: Jadi Korban Body Shamming, Ini Respons Atlet Angkat Besi Nurul Akmal

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT