PLN Mobile Proliga 2022 Juga Diterpa Badai COVID-19

ADVERTISEMENT

PLN Mobile Proliga 2022 Juga Diterpa Badai COVID-19

Mercy Raya - Sport
Senin, 31 Jan 2022 11:55 WIB
Proliga 2022
PLN Mobile Proliga juga diterpa bada virus Corona. (Foto: Dok.Proliga)
Jakarta -

Tak hanya sepakbola dan basket, kompetisi PLN Mobile Proliga 2022 juga diterpa badai virus Corona. Lima pemain Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia positif COVID-19.

Gresik sejatinya menghadapi Jakarta Elektrik PLN dalam laga terakhir seri empat Proliga yang bergulir di GOR Kawah Candradimuka, Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Minggu (30/1/2022).

Namun dalam laga tersebut, lima pemain andalannya tak bisa tampil usai dinyatakan positif COVID-19 melalui SWAB Antigen sebelum masuk arena pertandingan.

Kelima pemain itu antara lain Hanny Budiarti, Nur Kholisah, Geofanny Eka Cahyaningtyas serta dua pemain asingnya Brionne Kierra Butler dan Jennifer Yanet Alvarez Hernandez.

Menurut pelatih Gresik, Ayub, dengan tidak bermainnya lima pemain tersebut cukup memengaruhi permainan timnya. Tak heran, mereka pun kalah tipis 2-3 (14-25, 19-25, 25-20, 28-26, 10-15) dari PLN.

"Anak-anak seperti trauma di lapangan," kata Ayub dalam rilis Proliga.

Sedangkan bagi pelatih Jakarta Elektrik PLN, Risco Herlambang, kemenangan 3-2 atas Gresik tak membuat posisi mereka naik. Melainkan tetap di peringkat buncit alias berada di bawah klasemen sementara karena hanya memperoleh dua poin.

"Saya melihat anak-anak kehilangan fokus setelah unggul dua set di awal. Kemenangan di dua set di awal tidak bisa dilanjutkan di set ketiga dan keempat," tambah Risco.

Sementara itu, kaitan pemain Petrokimia yang positif COVID-19, Wakil Direktur Proliga Reginald Nelwan menyatakan kalau hal itu tidak bisa dihindari. "Panitia sudah berusaha agar Proliga musim ini berlangsung dengan baik dan terhindar dari COVID-19," ujar Reginald.

Dikatakannya, pemain yang dinyatakan positif tidak diperkenankan masuk ke arena pertandingan PLN Mobile Proliga dan langsung dirujuk ke RS terdekat. "Itu prosedur yang kami lakukan sejak awal," ujarnya.

(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT