ADVERTISEMENT

ISSF Grand Prix Jadi Persiapan Perbakin Menuju SEA Games

Mercy Raya - Sport
Kamis, 03 Feb 2022 20:22 WIB
Omar Rawiendra Harnoko tampil di The International Practical Shooting Confederation (IPSC) Level III Danjen Kopassus Open Championship 2021.
Perbakin punya ajang lomba untuk mempersiapkan diri menatap SEA GAmes 2021. (Foto: Istimewa)
Jakarta -

PB Perbakin menjadikan kejuaraan ISSF Grand Prix Rifle/Pistol yang dimulai 8-18 Februari ini sebagai rangkaian persiapan menuju SEA Games Hanoi.

Hal itu dikemukakan Ketua Harian Pengurus Besar Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (PB Perbakin) Siswanto menanggapi persiapan atlet menatap multiajang olahraga dua tahunan tersebut.

"Tentu saja ini jadi rangkaian persiapan atlet kami menuju SEA Games," kata Siswanto kepada pewarta, Kamis (3/2/2022).

Bagaimana pun, cabang menembak Indonesia ingin meraih kesuksesan yang sama seperti dua tahun lalu. Saat itu, Merah-Putih berhasil menjadi juara umum di SEA Games Filipina usai mengantongi tujuh medali emas.

Hasil mereka juga dilengkapi dengan warna medali lain yaitu enam medali perak dan dua medali perunggu. Indonesia total merebut 15 medali.

"Kemarin waktu rapat dengan Kemenpora, dari awal pun sudah membebani kami untuk mempertahankan tujuh medali emas itu. Oleh karena itu, sekarang kami memilah nomor mana yang mau digenjot dan dikonsentrasikan ke sana (target) tersebut. Kami bekerja keras lah untuk menuju itu," dia mengungkapkan.

Setelah ISSF, Siswanto mengatakan Perbakin juga berencana untuk mengirimkan atletnya mengikuti uji coba dan training camp di sejumlah negara. Seperti nomor pistol dan senapan akan dikirim ke Kairo.

"Di sana akan ada World Cup pada akhir Februari sampai Maret. Kami akan ikutkan (atlet) yang terbaik," sebutnya.

"Setelah itu, kami akan berangkatkan ke Hannover. Selain training camp juga untuk menyetel senjata. Jadi senjatanya dipatok kira-kira larasnya masih bagus enggak? Jika masih bagus nanti pelurunya dengan senjata cocok dengan merk apa. Itu disesuaikan betul. Setelah selesai, kami latihan di sini untuk latihan menuju SEA Games," dia menjelaskan.

"Lalu untuk running target rencananya akan ke Korea. Di sana juga mesti melaksanakan karantina selama 10 hari. Jika memungkinkan kami berangkat. Kalau shotgun rencananya ke Italia. Tapi tentu saja kami pilih-pilih. Jika ada manfaatnya banyak buat atlet kami berangkatkan," ujarnya.

(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT