Menpora: DBON Harus Dikawal, Jangan Gagal di Tengah Jalan

Mohammad Resha Pratama - Sport
Rabu, 09 Feb 2022 00:28 WIB
Menpora Zainudin Amali saat sosialisasi DBON di Hari Pers Nasional, Selasa (8/2/2022), Kendari, Sulawesi Tenggara
Menpora Zainudin Amali saat sosialisasi DBON di Hari Pers Nasional (dok.Kemenpora)
Kendari -

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali meminta pers mengawal terus Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Dia tidak ingin program itu berhenti di tengah jalan.

Hal itu diungkapkan Amali saat mensosialisasikan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (8/2/2022). Amali hadir untuk mengikuti serangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022.

Pada acara yang dihelat di Plaza Inn Hotel, Kendari, Amali bertemu langsung dengan perwakilan Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI) dari seluruh Indonesia.

Menurutnya, peran media dalam hal ini SIWO sangat menentukan sukses tidaknya DBON. Sebab, pers nantinya yang akan menyampaikan segala informasi terkait DBON kepada masyarakat.

Ini dilakukan agar DBON nantinya tidak bernasib sama seperti program-program Kemenpora sebelumnya yang gagal di tengah jalan. Implementasi di lapangan jadi faktor penting selain soal desain serta aturan hukum.

"Kami berharap pada PWI dan SIWO untuk memberi dukungan. Sebab, sebagus apapun DBON, sebagus apapun peraturan-peraturan dalam Perpres, namun tanpa diketahui oleh masyarakat, maka tidak akan bisa terimplementasi di lapangan," kata Amali dalam rilis kepada detikSport.

"Kami sangat berharap dukungan dari anggota PWI, khususnya anggota SIWO. Untuk itu kita akan mengadakan MoU dan perjanjian kerja sama," lanjut Amali.

"Kita harus jaga agar DBON jangan sampai seperti program-program lalu, di mana desainnya bagus dan aturan hukumnya kuat, tapi saat implementasi lemah dan akhirnya hilang. Saya tidak ingin DBON seperti itu."

Dalam kesempatan ini, SIWO memberikan penghargaan Inisiator Olahraga SIWO kepada sejumlah kepala daerah. Mereka adalah Gubernur Papua Lukas Enembe, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi, Gubernur Riau Syamsuar, Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang, dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Selain itu ada juga dua walikota dan empat bupati yang mendapatkannya, yakni Walikota Medan Bobby Nasution, Walikota Gorontalo Marten Taha, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dan Bupati Mimika Eltinus Omaleng.

Amali mengapresiasi langkah PWI dan SIWO tersebut yang dianggap sebagai tanda kepedulian insan pers terhadap perkembangan olahraga nasional.

"Ini adalah tanda perhatian dari teman-teman jurnalis yang tergabung dalam PWI dan SIWO khususnya terhadap perkembangan olahraga nasional," tutup Menpora Zainudin Amali.

(mrp/rin)