Indonesia Juara Umum ISSF Grand Prix 2022

Mercy Raya - Sport
Kamis, 17 Feb 2022 11:49 WIB
issf grand prix 2022 fathur gustafian diaz kusumawardani
Ilustrasi ISSF Grand Prix Rifle/Pistol 2022. (Foto: Dok. Perbakin)
Jakarta -

Indonesia keluar sebagai juara umum kejuaraan ISSF Grand Prix Rifle/Pistol 2022. Kepastian itu setelah mereka mengantongi enam medali emas.

Di dalam ajang yang berlangsung di Lapangan Menembak Senayan, Jakarta, sejak 8 hingga 17 Februari itu, tim Merah Putih memuncaki papan klasemen perolehan medali dari enam negara.

Indonesia mengantongi enam medali emas yang dipersembahkan dari nomor 50m Rifle 3 Posisi Men, 10m Air Rifle Mix Team, Air Pistol Team Men, 10m Air Pistol Men, 50m Rifle 3 Positions Mixed Team, dan 50m Air Rifle 3 Posisi Team Women Indonesia. Selain enam emas, Indonesia juga merebut delapan medali perak, dan dua medali perunggu.

Sementara peringkat kedua direbut Singapura dengan jumlah enam emas, dua medali perak, dan delapan perunggu. Menyusul pada peringkat ketiga dan keempat diisi Thailand (4 emas, 6 perak, dan 5 perunggu) dan Malaysia (1 emas, 1 perak, 1 perunggu). Lalu dua peringkat terbawah diisi Rumania (1 emas), dan Bangladesh (1 perak dan 4 perunggu).

Selain kesuksesan di level prestasi, Indonesia sebagai tuan rumah juga dinilai berhasil sebagai penyelenggaraan kejuaraan internasional yang diikuti enam negara ini.

Siswanto, ketua panitia pelaksana ISSF Grand Prix Rifle/Pistol 2022Siswanto, ketua panitia pelaksana ISSF Grand Prix Rifle/Pistol 2022 Foto: Dok. ISSF Grand Prix 2022

Namun, Siswanto selaku ketua panitia pelaksana ISSF Grand Prix Rifle/Pistol 2022 mengaku belum sepenuhnya puas.Menurutnya, situasi pandemi COVID-19 menjadi salah satu kendala pihaknya dalam melangsungkan ajang tersebut.

"Sebenarnya kalau melihat dari penyelenggaran masih cukup bagus tapi masih kurang puas. Sebab, beberapa kendala seperti adanya COVID-19 membatasi negara-negara peserta yang seharusnya hadir ke sini tapi lantas membatalkan diri," kata Siswanto dalam keterangan video resminya, Kamis (17/2/2022).

"Ini salah satu catatan buat kami semua. Sebenarnya penyelenggaraan kami semua baik dan berjalan bagus, meskipun masih ada koreksi sana sini," ujarnya.

"Tapi seandainya tidak ada masalah seperti COVID-19, mungkin pesertanya akan lebih bagus dan bisa menilai seberapa jauh kami bisa melaksanakan kegiatan itu," dia mempertegas.

ISSF Grand Prix menjadi jalan Indonesia menuju tuan rumah World Cup 2023. Dengan penyelenggaraan berjalan baik, maka ada kesempatan Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah pada event internasional yang lebih besar.

(mcy/krs)