Indonesia Juara Umum ISSF Grand Prix, Bagaimana di SEA Games 2022?

Mercy Raya - Sport
Kamis, 17 Feb 2022 17:53 WIB
Siswanto, ketua panitia pelaksana ISSF Grand Prix Rifle/Pistol 2022
Ketua Harian PB Perbakin Siswanto. Foto: Dok. ISSF Grand Prix 2022
Jakarta -

Ketua Harian PB Perbakin Siswanto menilai hasil tim Indonesia di kejuaraan ISSF Grand Prix Rifle/Pistol 2022 belum bisa jadi ukuran atletnya menatap SEA Games Hanoi. Atlet masih perlu banyak latihan.

Pengurus Besar Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (PB Perbakin) seperti diketahui menjadikan kejuaraan ISSF Grand Prix Rifle/Pistol 2022 sebagai rangkaian persiapan menuju SEA Games yang dimulai 12 sampai 23 Mei ini.

Hal ini tak lepas dari keikutsertaan negara-negara Asia Tenggara, seperti Singapura, Thailand, dan Malaysia. Namun melihat hasil yang dicapai Indonesia di ISSF Grand Prix yang berakhir pada Kamis (17/2), Siswanto menilai performa atletnya relatif belum ada kenaikan.

Ya, meskipun keluar sebagai juara umum dengan mengantongi enam medali emas, tapi skor yang mereka kumpulkan belum lah maksimal.

"Kesiapan atlet (di ajang ini) cukup bagus meskipun dalam arti penilaian atau nilai-nilai mereka relatif belum ada kenaikan," kata Siswanto dalam keterangan video resmi yang diterima detikSport, Kamis (17/2).

"Saya merasa setelah (para atlet) kembali dari Pekan Olahraga Nasional (PON Papua) belum sempat konsolidasi sehingga masih dipacu kegiatan-kegiatan yang seharusnya memang tidak mengganggu mereka," ujarnya.

"Seperti penyakit COVID-19 ini lah, lalu kebijakan-kebijakan sehingga membuat mereka tak fokus, tetapi kami beruntung dalam pelaksanaan pertandingan ini bisa memperoleh medali-medali tersebut," tuturnya.

"Bagi atlet sendiri yang terpenting ialah mawas diri dan harus melihat bahwa (Hasil di ISSF Grand Prix) Ini bukan lah suatu nilai yang dia harus banggakan pada saat nanti di SEA Games. Sebab, di multiajang dua tahunan nanti akan lebih berat dan lengkap saat melawan kita," imbuhnya.

"Untuk itu, terus terang mereka harus banyak berlatih, berlatih terus, dan jangan terus lengah oleh kemenangan-kemenangan pada saat ISSF Grand Prix ini," Suswanto mempertegas.

PB Perbakin sendiri sebelumnya telah mematok target minimal bisa mempertahankan kesuksesan dua tahun lalu. Kala itu, Merah-Putih menjadi juara umum di SEA Games Filipina usai mengantongi tujuh medali emas.

Hasil mereka juga dilengkapi dengan warna kepingan lain yaitu enam medali perak dan dua medali perunggu. Indonesia total merebut 15 medali.

(mcy/krs)