ADVERTISEMENT

Batal Lawan Petinju Korsel, Daud Yordan Tantang Petarung Thailand

Mercy Raya - Sport
Senin, 21 Feb 2022 16:30 WIB
daud yordan
Foto: Dikhy Sasra
Jakarta -

Petinju Indonesia Daud Yordan batal menghadapi petarung Korea Selatan Hwang-Kil Kim dalam mempertahankan titel WBC Asian Boxing Council Silver Super Lightweight. Lawan disebut mengalami cedera mata.

Hal itu diungkapkan Daud Yordan jelang persiapannya bertarung di Bangkok, Thailand, pada 4 Maret mendatang. Seperti diketahui, Daud akan bertarung dalam ajang bertajuk MPRO Evolution Fight Series 2022 edisi kedua.

"Dari informasi serta bukti medis dari Korea Selatan menyatakan bahwa lawan saya mengalami cedera pada bagian mata, sehingga tak diperbolehkan bertarung. Dia mengalami cedera saat berlatih," kata Daud kepada detikSport, Senin (21/2/2022).

Meskipun batal menghadapi petinju Korsel, laga perebutan titel WBC Asian Boxing Council Silver kelas super ringan (63,5kg) akan tetap berjalan. Bahkan, kini MPRO International sudah mendapatkan petinju pengganti. Ia merupakan petinju tuan rumah, Panya Uthok.

"Kami sepakat tidak membatalkan atau menunda pertandingan karena memang sudah berjalan baik dari sisi kepelatihan maupun manajemen. Terutama dalam hal promosi, publikasi dan kerja sama di Thailand, sehingga kami tetap terus bergerak mempersiapkan diri menuju 4 Maret nanti," kata Daud menjelaskan alasannya.

"Sejauh ini, dia (Panya Uthok) beserta manajemen telah menyatakan kesiapan menjadi petinju pengganti," imbuhnya.

Sehubungan itu, Daud Yordan juga menyebut jika pergantian lawan jelang-jelang pertandingan adalah hal yang biasa dalam dunia tinju. Meskipun ia pribadi belum pernah punya pengalaman sebelumnya, apalagi dalam pertarungan perebutan title.

"Ini pertama kali bagi saya ada pergantian lawan apalagi yang sifatnya titel. Tapi yang nontittle pernah terjadi cuma itu pas awal-awal karier saya. Berbeda dengan kondisi sekarang yang merebutkan gelar, lawan juga pengalaman, dan saya bertarung di tempat lawan," ujarnya.

"Tapi ini sangat lumrah. Bahkan ada H- 3 bisa diganti. Hanya memang bagi kita kondisi ini cukup tidak populer karena jarang petinju kita mengalami masalah saat persiapan, begitu pun dengan lawannya. Cuma bagi saya ya biasa saja. Saya akan terus mempersiapkan diri mempelajari lawan, berlatih dengan keras sampai hari keberangkatan ke Thailand," imbuhnya.

(mcy/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT