Arbi Cs Ikuti Jejak Era Dimas Ekky, Andi Gilang, dan Mario Suryo Aji

Mercy Raya - Sport
Rabu, 23 Feb 2022 20:00 WIB
Astra Honda Racing Team
Rider binaan AHM bersiap untuk mengejar mimpi berprestasi di ajang dunia. (Foto: dok.Astra Honda Racing Team)
Jakarta -

Sebanyak 14 pebalap muda Astra Honda Motor (AHM) siap berprestasi di ajang balapan nasional dan internasional 2022. Salah satunya Fadillah Arbi Adhitama.

Pebalap 16 tahun asal Purworejo, Jawa Tengah, itu siap menunjukkan kapabilitasnya, menggantikan posisi Mario Suryo Aji yang kini berlaga di balap dunia GP Moto3. Dia akan tampil di FIM JuniorGP World Championship kelas Moto3 (sebelumnya FIM CEV-Moto3 Junior World Championship).

Moto3-JuniorGP World Championship merupakan gelaran balap terdekat dengan MotoGP yang menjadi mimpi tertinggi para pebalap dunia. Adapun beberapa juara dunia sempat bertanding di ajang balap bergengsi di Eropa ini, salah satunya adalah Marc Marquez.

"Saya sangat antusias menjalani balap tahun ini. Setelah dibina melalui Astra Honda Racing School kemudian saya mendapatkan kesempatan oleh AHM untuk bersaing di ajang Asia Talent Cup. Tahun ini saya memiliki kesempatan yang luar biasa untuk bergabung di FIM JuniorGP World Championship kelas Moto3," kata Arbi dalam jumpa persnya, Rabu (23/2/2022).

Arbi mengatakan tentu dengan langkah yang semakin maju ini mewujudkan mimpinya bersaing di balapan kancah dunia jadi semakin dekat. Untuk itu, ia tak ingin menyia-menyiakan kesempatan emas tersebut. Termasuk apabila harus jauh lama dari keluarga dan rekan-rekannya di Indonesia.

"Demi meraih mimpi untuk membanggakan Indonesia di ajang internasional, saya akan berjuang keras menunjukkan talenta dan potensi yang saya miliki," ujarnya.

"Saya ingin seperti senior saya yang sudah berjuang di arena sirkuit dunia, seperti Dimas Ekky, Andi Gilang, dan Mario Suryo Aji. Terlebih, Indonesia saat ini telah memiliki sirkuit untuk balapan MotoGP, saya ingin bisa tampil di kejuaraan bergengsi tersebut dan berprestasi. Saya minta dukungan rakyat Indonesia," tuturnya.

Arbi sendiri akan menetap di Eropa untuk mengasah kemampuannya dan fokus berlatih demi memberikan hasil terbaik untuk Indonesia. Seri pembuka ajang ini akan dilakukan di Portugal, Mei 2022.

"Saya target bisa kompetitif. Meskipun ini tahun pertama, saya akan memaksimalkan semua ilmu yang didapatkan dari Astra Honda Racing School dan Asia Talent Cup dalam mendapatkan poin sebanyak mungkin," ucapnya menyoal target.

Selain keikutsertaan Arbi, PT Astra Honda Motor juga mengumumkan 13 pebalap muda binaan bertalenta yang masuk dalam program pembinaan berjenjang dan berkelanjutan, termasuk di antaranya yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT).

Seperti Veda Ega Pratama, Reykat Yusuf Fadillah, Aan Riswanto, dan Muhammad Diandra Trihardika. Mereka akan mewakili Indonesia di ajang Asia Talent Cup (ATC) 2022 yang juga dipromotori Dorna Sports (promotor MotoGP).

Sementara itu, di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC), AHRT akan turun di dua kelas bergengsi, yakni Asia Production (AP) 250, dan Supersport (SS) 600. Pebalap berbakat yang sebelumnya banyak meraih podium seperti Rheza Danica Ahrens, Herjun Atna Firdaus, dan M Adenanta Putra juga siap berlaga di kelas AP250.

Perjuangan untuk membanggakan Indonesia juga akan ditunjukkan pebalap yang berpengalaman di berbagai kancah balap hingga level dunia seperti Andi Farid Izdihar (Andi Gilang) dan Irfan Ardiansyah yang akan menunggangi sepeda motor balap kelas SS600.

Masih dari kejuaraan di Benua Asia, pebalap AHRT bertalenta Chessy Meilandri dan Decksa Almer Alfarezel siap tampil pada ajang Thailand Talent Cup (TTC) menggunakan motor Honda NSF250R.

TTC menjadi langkah paling dasar pembinaan balap berjenjang, sebelum beranjak ke tahap berikutnya, yakni ATC. Semua pebalap yang berlaga di luar negeri tentunya tetap memperhatikan protokol kesehatan dan kebijakan di setiap negara.

Sedangkan dari aspal ke trek tanah, AHM melanjutkan pembinaan balap di segmen motocross bersama Delvintor Alfarizi untuk berlomba di National Motocross Championship kelas MX2 dan ajang balap internasional yang mendukung pada upaya meraih mimpi tertinggi ke ajang MXGP. Tahun ini, pebalap AHRT peraih gelar juara nasional kejurnas motocross kelas MX2 itu akan ditemani Nuzul Ramzidan, yang juga sudah mengoleksi titel juara nasional MX2 Junior

(mcy/cas)