Sabuk Hitam Taekwondo Vladimir Putin Dicabut!

Novitasari Dewi Salusi - Sport
Selasa, 01 Mar 2022 15:10 WIB
(FILES) In this file photo taken on February 14, 2019 Russian President Vladimir Putin takes part in a training session with members of the Russian national judo team in Sochi. - Russian president Vladimir Putin has been suspended as honorary president of the International Judo Federation (IJF) due to Russias invasion of Ukraine the sports governing body announced on February 27. (Photo by Mikhail KLIMENTYEV / SPUTNIK / AFP)
Federasi Taekwondo internasional mencabut sabuk hitam kehormatan Vladimir Putin menyusul invasi Rusia ke Ukraina (Foto: AFP/MIKHAIL KLIMENTYEV)
Seoul -

Federasi Taekwondo internasional mencabut sabuk hitam kehormatan milik Presiden Rusia Vladimir Putin. Ini menyusul invasi Rusia ke Ukraina.

World Taekwondo selaku badan taekwondo dunia mencabut sabuk hitam kehormatan yang diberikan kepada Putin pada 2013.

World Taekwondo juga mengutuk keras invasi Rusia ke Ukraina. Mengutip visinya "Peace is More Precious than Triumph" (perdamaian lebih berharga daripada kemenangan), mereka menilai invasi militer Rusia ke Ukraina menyalahi nilai-nilai respek dan toleransi yang diusung oleh olahraga ini.

"Terkait hal ini, World Taekwondo telah memutuskan untuk menarik sabuk hitam dan kehormatan ke-9 yang diberikan kepada Mr. Vladimir Putin pada November 2013," demikian bunyi pernyataan Federasi Taekwondo di situs resminya.

Sejalan dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC), World Taekwondo juga melarang penggunaan bendera dan lagu kebangsaan Rusia dan Belarusia di event mereka. World Taekwondo dan European Taekwondo Union tidak akan mengadakan dan mengakui event taekwondo di Rusia dan Belarusia.

Sebelumnya, Federasi Judo Internasional juga menangguhkan status Vladimir Putin sebagai presiden kehormatan dan duta besar. Sementara FIFA dan UEFA melarang timnas dan klub Rusia berlaga di kompetisi internasional.

(nds/rin)