Pelatnas Esports Tahap Dua Dibuka, Persiapan Final Jelang SEA Games

Mohammad Resha Pratama - Sport
Kamis, 14 Apr 2022 02:00 WIB
Esports Gym di Jepang
Ilustrasi Esports (Dok. Esports Gym)
Bogor -

Pelatnas Timnas Esports sudah memasuki tahap kedua pekan ini. Ini jadi persiapan final sebelum berangkat ke SEA Games 2021.

Pemusatan latihan tersebut sudah dilakukan sejak 1 hingga 10 Maret kemarin yang merupakan tahap pertama. Untuk tahap kedua awalnya diadakan di Highgrounds, PIK, Jakarta, sedari 28 Maret hingga 10 April.

Itu dilakukan karena masih banyaknya atlet Esports yang mengikuti kompetisi di Jakarta. Setelah liga selesai, maka pelatnas kedua dilanjutkan lagi ke area Basecamp Family Leisure, Megamendung, Bogor, 11 April hingga 9 Mei.

Pelatnas ini jadi kawah candradimuka terakhir sebelum para atlet tampil di SEA Games Hanoi 2021, 12 Mei-23 Mei mendatang. Selama pelatnas, para atlet ditingkatkan kemampuannya melalui penerapan Pola Hidup Sehat, Penyaringan dan Pemilihan Atlet berdasarkan Tolak Ukur Prestasi, Pemantapan Kemampuan, Kedisiplinan, dan membangun Karakter serta mentalitas juara

Selain itu juga dilakukan Analisa dan Pengembangan Teknik Individu maupun Tim melalui pola Latihan dari para pelatih baik pada saat in game maupun saat persiapan dan briefing. Selanjutnya tim juga diberikan motivasi serta penyamaan visi dan misi untuk meraih medali emas pada Sea Games 2021.

Jika Pelatnas Esports tahap 1 kemarin merupakan tahap penyaringan dan pelatihan awal bagi para atlet, maka tahap 2 ini akan menjadi persiapan intensif terakhir dari kontingen esports Indonesia sebelum diberangkatkan ke Hanoi, Vietnam.

Badan Timnas Esports dan PB Esports Indonesia (PB ESI) juga telah menyiapkan perlengkapan perang para pemain timnas, yaitu iPhone 11 Promax dan Asus ROG Phone 5.

"PBESI dan Badan Timnas Esports senantiasa memberikan yang terbaik untuk memfasilitasi para atlet dan pelatih dalam Pelatnas tahap 2 ini. Dengan demikian, mereka dapat berkonsentrasi dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mengukir prestasi dan memaksimalkan potensi perolehan medali di SEA Games 2021 nanti, sehingga ekosistem Esports di Indonesia dapat menunjukkan progresivitasnya dan diakui oleh dunia internasional," ujar Ketua Harian PBESI Bambang Sunarwibowo dalam rilis kepada detikSport.

Pada awalnya, PBESI dan Badan Timnas Esports menargetkan 6 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu untuk ajang SEA Games 2021 Vietnam ini. Namun, seluruh kontingen Indonesia termasuk Esports mengalami perampingan hingga 43,4 persen setelah menerima hasil Tim Review PPON.

Sebab atlet yang diberangkatkan hanyalah yang memungkinkan meraih medali emas. Keputusan itu memang bikin kecewa Timnas Esports, tapi mereka coba melupakan itu dan fokus untuk tampil sebaik mungkin di SEA Games nanti.

PB EsportsPB Esports Foto: dok.PB ESI

"Meskipun keputusan perampingan ini mengecewakan banyak pihak, terutama mereka yang telah bersusah payah mengikuti Pelatnas Esports tahap 1, pada akhirnya kita harus mensyukuri bahwa kontingen Esports masih tersisa lebih dari setengahnya dan menjadi cabang olahraga dengan jumlah kontingen terbanyak untuk SEA Games 2021 Vietnam," ungkap Manajer Timnas Esports Indonesia Tjahyono Prasetianto.

"Mari buang jauh-jauh kekecewaan dan satukan hati serta suara untuk mendukung mereka yang akan berlaga di Hanoi agar dapat menampilkan penampilan terbaik mereka!"

Pembukaan Pelatnas SEA Games 2021 tahap 2 ini juga dihadiri oleh rombongan Chef de Mission SEA Games 2021 yang diketuai Sekjen KOI Ferry Yuniarto Kono. Selain itu, turut hadir pula Sekjen KONI TB Ade Lukman dan rombongan CDM lainnya.

(mrp/bay)