PB Persani dan Tim Review Bertekad Tingkatkan Prestasi Olahraga RI

Mohammad Resha Pratama - Sport
Rabu, 27 Apr 2022 08:00 WIB
Menpora Zainudin Amali kunjungi Pelatnas PB Persani di GOR Raden Inten, Selasa (26/4)
Kemenpora kunjungi Pelatnas PB Persani (dok.Kemenpora)
Jakarta -

Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani) menyambut positif kehadiran Tim Review PPON Kemenpora. Tim tersebut dinilai bisa meningkatkan prestasi olahraga Indonesia.

Hal ini dikatakan Wakil Ketua II PB Persani Dian Arifin saat mendampingi Tim Review PPON meninjau kesiapan tim senam SEA Games 2021 yang berlatih di GOR Senam Raden Inten, Jakarta, Selasa (26/4/2022).

Kebetulan Persani adalah cabor yang ramai diperbincangkan pekan lalu setelah keputusan mereka mencoret Sutjiati Narendra dari tim SEA Games. Keputusan ini banyak dipertanyakan termasuk oleh Komisi X DPR RI.

Namun, Persani tetap bersikukuh bahwa prestasi Sutijati tidak lolos kualifikasi dan masih kalah ketimbang Rifda Irfanalutfhi yang lebih berpengalaman.

Maka dari itu, Persani menilai positif adanya Tim Review karena bisa dijadikan acuan untuk pengiriman atlet ke ajang Internasional.

"Sebenarnya sudah banyak perubahan tentang adanya sistem di Kemenpora, di mana administrasinya pun sudah tertata dengan baik, meskipun ke depannya mungkin diperlukan juga banyak komunikasi serta diskusi antara Tim Review dengan PB/PP, khususnya Persani, dimana banyak atlet-atlet yang memang perlu kita tingkatkan lagi," ucap Dian dalam rilis kepada detikSport.

"Dan kembali lagi, dengan adanya Tim Review ini, kami sangat berterimakasih, sehingga kami pun memiliki partner tambahan untuk diskusi dan berkonsolidasi, terlebih di gimnastik ini butuh atlet-atlet muda, sehingga lebih klik dengan program DBON yakni adanya regenerasi yang junior dan senior, sekaligus memberikan jam terbang kepada para atlet, khususnya yang junior," tambah Dian.

SEA Games memang bukan lagi target utama, melainkan hanya sasaran antara menuju Kualifikasi Olimpiade 2024 dan Asian Games 2022. Oleh karenanya Persani pun lebih selektif dalam memilih atlet dan juga target.

Persani menargetkan dua medali emas dari empat atletnya yang turun di nomor artistik. Selain Rifda, ada juga Ameera Rahmajanni, Dwi Samsul Arifin, dan Abiyu Rafi.

Dian berharap Pemerintah lebih memperhatikan cabor senam ke depannya karena Indonesia dimlai punya potensi besar di nomor artistik dan ritmik, jika dibimbing dengan benar serta mendapat dukungan dana.

"Ke depannya kami akan berusaha lebih keras lagi mempersiapkan diri untuk ajang Olimpiade yang menjadi sasaran utama kita, karena potensi-potensi dan peluang-peluang dari atlet artistik dan ritmik sangat besar, khususnya untuk para atlet muda," pungkas Dian.

(mrp/ran)