Tim Voli Pantai RI Alihkan Fokus ke Kualifikasi Olimpiade

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 21 Mei 2022 14:15 WIB
Tim voli pantai putra Indonesia
Tim voli pantai putra Indonesia. Foto: Dok. NOC Indonesia
Jakarta -

Tim voli pantai Indonesia tak ingin berlama-lama menikmati kegembiraan emas beregu putra SEA Games 2021 Vietnam. Mereka harus segera mengubah fokus ke ajang yang lebih tinggi: pengumpulan poin Olimpiade.

Voli pantai baru saja menyumbang satu medali emas pada ajang olahraga multicabang dua tahunan se-Asia Tenggara di Vietnam. Catatan itu mereka raih lewat nomor beregu putra yang sukses mengalahkan Thailand 2-0.

Ialah pasangan Indonesia 1 yang diperkuat Ade Chandra Rachmawan/Mochammad Ashfiya men J. Surin/N. Banlue dengan skor 21-13 dan 21-18. Sukses itu mampu dilanjutkan Indonesia 2 Gilang Ramadhan/Rendy Verdian Licardo yang tampil perkasa usai menang 21-17 21-15 kontra T. Pyhak/T. Poravid.

Torehan itu tentu jadi modal meyakinkan untuk mengawali langkah dengan mengikuti rangkaian tur agar bisa lolos kualifikasi Olimpiade 2024 Paris. Cabor voli pantai memang berambisi mengirim wakilnya ke Olimpiade. Terakhir kali hal itu terjadi pada edisi 1996.

"Semoga emas ini bisa menjadi jalan bagi kami untuk menuju panggung Olimpiade lagi. Kami tengah menyiapkan proposal karena kualifikasi tour series akan dimulai setelah Kejuaraan Asia pada Juli mendatang," kata Manajer Tim Voli Pantai Indonesia Slamet Muljono dalam keterangan tertulisnya.

Sebagai catatan, ada dua jalur yang bisa ditempuh voli pantai untuk berlaga di Olimpiade 2024 yaitu lewat ranking dunia (17 peringkat teratas) atau kualifikasi zona Asia-Oceania. Tim voli pantai Indonesia ingin memaksimalkan kedua jalur itu.

"Memang biayanya besar karena setidaknya kita harus ikut 12-15 tur untuk mengumpulkan poin Olimpiade, Tapi, Insya Allah jika anak-anak ini diberikan kesempatan, mereka bisa membuktikannya untuk bisa mengikuti jejak seniornya turun di Olimpiade," ujar Slamet.

Meski Kalah, Tim Putri Tetap Diapresiasi

Tim voli pantai putri IndonesiaTim voli pantai putri Indonesia. Foto: Dok. NOC Indonesia

Sementara itu, Slamet tetap mengapresiasi hasil tim beregu putri di SEA Games kali ini. Meskipun akhirnya kalah, tim yang diperkuat Dhiya Juliana, Nur Artika Sari, Putu Dini Jasita, dan Sari Hartati dinilai sudah berjuang maksimal.

Sebelumnya tim voli pantai putri harus mengakui keunggulan wakil Thailand. Mereka takluk dengan skor 0-2.

"Anak-anak putri juga main bagus, tetapi memang kalah jam terbang-nya. Dalam keadaan pandemi dua tahun tak ada tryout dan latihan last minute. Saya tetap bangga dengan penampilan mereka," ucap Slamet.

(mcy/krs)